Selebtek.suara.com - Setelah penemuan fosil misterius, para ilmuwan Inggris mengatakan jika keberadaan monster Loch Ness menjadi masuk akal.
Dilansir dari Suara.com, Kamis (28/7/2022) setelah dianalisa, fosil tersebut ternyata milik plesiosaurus kecil, reptil laut berleher panjang yang hidup di zaman dinosaurus.
Fosil tersebut ditemukan di sungai berusia 100 juta tahun yang kini menjadi Gurun Sahara di Maroko. Hal tersebut menunjukan plesiosaurus kemungkinan hidup di air tawar.
Para penggemar moster Loch Ness memang sudah lama percaya jika cerita rakyat Skotlandia itu nyata. Cir-cirinya bisa mengarah pada reptil prasejarah dengan kepala kecil dan leher panjang, mirip dengan plesiosaurus.
Namun, sebagian besar orang berpendapat jika plesiosaurus tidak bisa hidup di danau karena membutuhkan lingkungan air asin. Penemuan ini pun bisa membantah pendapat tersebut.
Berdasarkan temuan yang diterbitkan di jurnal Cretaceous Research, menunjukkan bahwa plesiosaurus diadaptasi untuk mentolerir air tawar, bahkan mungkin menghabiskan hidupnya seperti lumba-lumba sungai saat ini.
Fosil yang ditemukan mencakup tulang dan gigi dari plesiosaurus dewasa sepanjang tiga meter dan tulang lengan dari plesiosaurus bayi sepanjang 1,5 meter.
Para ilmuwan mengatakan bahwa makhluk ini secara rutin hidup dan makan di air tawar, bersama katak, buaya, kura-kura, ikan, dan dinosaurus air Spinosaurus.
Fosil gigi plesiosaurus tampaknya menunjukkan keausan berat yang mirip dengan Spinosaurus, menunjukkan bahwa hewan itu memakan ikan lapis baja yang hidup di sungai.
Baca Juga: Cerita UMKM Bali: Terpuruk Karena Pandemi, Bangkit Berkat Go Digital
"Kami tidak benar-benar tahu mengapa plesiosaurus ada di air tawar. Ini agak kontroversial, tapi kami tidak bisa mengatakan bahwa reptil laut harus hidup di laut. Banyak garis keturunannya yang hidup di air tawar," kata David Martill, salah satu penulis penelitian, dikutip dari Independent, Kamis (28/7/2022).
Kerangka lengkap pertama plesiosaurus pertama kali ditemukan di Lyme Regis, Dorset, pada 1823 oleh Mary Anning, seorang pemburu fosil.
Makhluk itu memiliki kepala kecil, leher panjang, dan empat sirip panjang.
Siaran pers dari University of Bath mengatakan penemuan baru menunjukkan bahwa monster Loch Ness pada satu titik adalah sesuatu yang masuk akal. (*)
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI
-
Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan
-
Tenxi hingga NDX AKA Meriahkan Primaria Fest 2026, Momen Titip Doa buat Korban Gempa Bikin Haru
-
PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian
-
Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point
-
PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi
-
PB PI Jaksel Bangun Ekosistem Padel Lewat Unity Cup 2026
-
Viral Karpet Biru dan Baliho Sambut Kedatangan Prabowo di Kalteng, Berapa Biayanya?
-
Dari Prompt hingga Strategi Bisnis, Buku Baru Dr. Dini Fronitasari Sasar Pelaku UMKM
-
Harga Tiket Masuk Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Bisa Tembus Mekkah