Selebtek.suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah memblokir sejumlah situs dan aplikasi yang tidak melakukan pendaftaran serta memenuhi aturan Penyelenggaraan Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat. Salah satu yang diblokir per Sabtu (30/7/2022) adalah Paypal.
Paypal merupakan aplikasi rekening digital yang memberikan layanan pembayaran secara online serta transfer jasa. Aplikasi Paypal mampu memberikan layangan transaksi keuangan antara negara menggunakan surat elektronik.
Cara kerja dari aplikasi Paypal adalah mengirimkan uang dengan jaringan hingga lintas negara. Paypal menjadi aplikasi yang banyak dipilih oleh pebisnis digital untuk keperluan transaksi keuangan.
Manfaat utama dari Paypal adalah mengirimkan dan menerima uang sejumlah transfer antar sesama pengguna rekening. Sistem keamanan paypal juga sudah canggih, sehingga kerahasiaan data akan terjamin.
Platform tersebut bisa digunakan dengan cara menginstal aplikasi terlebih dahulu dan membuat akun atas nama pribadi. Selanjutnya, pengguna bisa mengisi sejumlah saldo di Paypal agar dapat bertransaksi.
Sementara bagi pengguna di Indonesia, Paypal sedikit sulit dimiliki karena adanya persyaratan tertentu. Pengguna Paypal Indonesia harus memiliki kartu kredit terlebih dahulu karena berguna untuk verifikasi akun Paypal.
Sedangkan tidak semua orang bisa memiliki kartu kredit karena ada kebijakan perbankan yang harus dipenuhi. Kepemilikan kartu kredit merupakan hal penting karena tidak semua bank bisa memberikan layanan penambahan atau penyetoran dana ke Paypal.
Oleh sebab itu, kartu kredit digunakan untuk mengambil dana yang akan dimasukkan ke akun Paypal.
Baru-baru ini ramai mengenai kabar pemblokiran Paypal di Indonesia dimana situs ini sudah tidak bisa diakses lag. Pemblokiran ini berkaitan dengan peraturan terbaru pemerintah melalui Kominfo mengenai pendaftaran PSE.
Baca Juga: Cerita Anak Ulang Tahun, Penumpang Ini Langsung Belikan Kado
Kominfo memberikan ancaman akan melakukan pemblokiran terhadap PSE yang tidak segera mendaftarkan diri sesuai tenggat waktu. sebelum melakukan pemblokiran, Kominfo memberikan denda administratif dan teguran terlebih dahulu.
Pemblokiran Paypal ini menuai pro kontra sekaligus menjadi berita yang sangat heboh. Hal ini karena banyak pengguna Paypal di Indonesia yang merasa dirugikan, sebab situs tersebut kini sudah tidak bisa diakses lagi.(*)
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sindiran Pedas Presiden Brasil: Neymar Satu-satunya Pemain WFH di Piala Dunia 2026
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Joget Gemoy Ratu Belanda di Ruang Ganti Usai Curacao Tahan Imbang Ekuador Viral