Selebtek.suara.com - Nama Gus Samsudin menjadi perbincangan warganet lantaran trik sulap yang diklaim olehnya sebagai ilmu sakti dibongkar oleh Pesulap Merah. Orang-orag pun penasaran sebenarnya siapa Pendiri Padepokan Nur Dzat Sejati di Blitar Jawa Timur (Jatim) ini.
Usut punya usut, Gus Samsudin Jadad ternayat bukan orang asli Rejowinangun, tempat ia mendirikan padepokan. Gus Samsudin merupakan pendatang dari Lampung. Tak ada yang mengetahui latar belakang orangtuanya sehingga kemudian dipanggul Gus oleh para pengukutnya.
Padahal, tidak sembarang orag bisa dipanggil Gus. Bagi kalangan warga Nahdlatul Ulama NU, Gus adalah panggilan untuk anak kiai yang memiliki pondok pesantren. Meskipun di daerah lain, panggilan Gus ini juga bisa digunakan sebagai bentuk penghormatan untuk memanggil orang yang lebih tua.
“Latar belakang orang tuanya saya tidak tahu. Dia pendatang dari Lampung,” kata Kades Rejowinangun Bhagas Wigasto ketika ditemui di kantornya, Jumat (29/7/2022).
Berdasarkan cerita masyarakat sekitar, Samsudin lahir dari pasangan Towo dan Tugiyem. Bisnis yang dijalani sebelum mendirikan padepokan adalah pedagang barang rongsok dan besi tua di Rejowinangun.
Bisnisnya sangat maju. Walaupun suatu waktu ia sempat diprotes oleh warga setempat lantaran bau yang ditimbulkan oleh tumpukan rongsokan tersebut.
Seirung berjalannya waktu, ia kemudian membentuk kelompok sholawatan Al Laduni. Mulai dari sinilah ia melancarkan trik-trik sulap yang ia klaim sebagai ilmu kanuragan. Awalnya kelompok yang dibentuk memiliki kegiatan olah kanuragan ilmu kebal bacok. (*)
Sumber: Suarajatim.id
Baca Juga: Hans-Joachim Watzke Akui Borussia Dortmund Harus Cari Pengganti Sebastien Haller
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026
-
Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan
-
Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur