/
Kamis, 04 Agustus 2022 | 17:18 WIB
Sawo Raksasa Magelang (Suara.com/ Angga Haksoro Ardi)

Selebtek.suara.com - Petani di Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang sedang ketiban durian runtuh setelah membudidayakan buah mamey sapote. Ternyata harga jual buah eksotis asal Amerika Tengah ini cukup tinggi.

Dilansir Suarajateng.id, Muh Khairul Soleh mengaku berkat hasil menjual sawo raksasa ini, ia mampu membelikan sepeda motor untuk anaknya hanya dari hasil panen 1 pohon. Dia mulai membudidayakan buah impor ini sejak 7 tahun lalu.

"Ini mamey sapote. Terkenalnya di Indonesia disebut sawo raksasa. Kenapa dibilang sawo raksasa karena beratnya bisa sampai 2 kilogram (per buah)," kata Muh Khairul Soleh yang biasa disapa Irul di sekretariat Pondok Tani, Dusun Kebonkliwon, Desa Kebonrejo, Salaman, Rabu (3/8/2022).

Para hobies tanaman berani membeli satu buah mamey sapote seharga Rp100 ribu. Hebatnya Irul pernah memanen 125 buah dalam 1 pohon.

"Terbanyak (panen) kisaran 125 buah. Pas kemarin anak kebetulan minta sepeda motor. Bisa untuk bayar sepeda motor satu. Nggak usah merogoh kocek."

Menurut Irul, mamey sapote cocok ditanam di Indonesia. Iklim Indonesia mirip dengan kondisi cuaca di kampung halaman sawo raksasa ini yaitu Amerika Tengah dan Kuba.

Jika perawatannya baik, mamey sapote bisah berbuah sepanjang tahun. Pohon ini mulai berbuah pada usia 2 tahun sejak masa tanam.

"Saya tanam sudah 7 tahun. Buahnya tidak berhenti. Paling (usia tanam) 2 tahun sudah mulai berbuah. Sampai sekarang buah tidak berhenti berbuah."

Menurut Irul belum banyak petani yang membudidayakan mamey sapote. Di sentra pembibitan buah di Dusun Kebonrejo, hanya ada kurang dari 100 batang mamey sapote usia produktif.

Baca Juga: Piala AFF U-16: Timor Leste Gilas Brunei Darussalam dengan Skor 10-0

Kebanyakan orang yang membeli buah mamey sapote masak untuk dijadikan bibit. Sebab harga jual bibit pohon ini lumayan mahal.

Satu batang bibit mamey sapote setinggi 50 centimeter laku dikual seharga Rp500 ribu. Harga bibit hasil sambung susu laku dijual Rp750 ribu hingga Rp1,5 juta tergantung ketinggian bibit.

"Diincar bibitnya. Kemarin saya semai bibit sekitar 50 batang diborong orang Muntilan. Usia 3 sampai 6 bulan tinggi baru sejengkal. Baru ada daunnya 4 helai sudah laku Rp150 ribu," ujar Irul.

Bentuk mamey sapote mirip buah sawo dengan ukuran besar. Daging buahnya berwarna merah tua dengan rasa unik perpaduan pepaya, ubi jalar, serta beraroma sawo.   

"Ini tanaman eksotis, tanaman langka. Saat ini masih kategori unik. Nanti ketika penelitian kandungan bermanfaat untuk apa-apa, bukan tidak mungkin bisa menjadi tanaman perkebunan juga." (*)

Sumber: Suarajawatengah.id

Load More