Selebtek.suara.com - Ada sebuah video viral yang memperlihatkan seorang ibu-ibu cekcok dengan beberapa petugas Kereta Rel Listrik (KRL). Alasannya sepele karena petugas hanya menanyakan tujuang dari ibu-ibu tersebut.
Peristiwa yang terekam kamera amatir penumpang lain ini memperlihatkan sang ibu ngamuk-ngamuk. Video ini lantas diunggah oleh akun Instagram @fakta.beriita pada Sabtu (06/08/22).
Melalui video tersebut, dapat diperoleh informasi mengenai penyebab emak-emak tersebut mengamuk. Ia kesal lantaran ditanya oleh petugas kemana tujuannya.
"Kronologinya petugas tanya, 'Ibu mau ke mana?'. Terserah saya mau ke mana, bukan urusan Anda," keterangan dalam video.
Di awal video, terlihat seorang ibu-ibu yang duduk di bangku KRL. tersebut berteriak keras saat terlibat perdebatan dengan petugas. Ia mempertanyakan mengapa petugas melarangnya untuk naik KRL.
"Mengapa kamu larang saya naik kereta? Kamu jangan tanya saya mau ke mana. Tanyakan diri kamu masih waras atau enggak... Bukan urusan kamu, kamu nggak perlu bantu saya. Kamu sudah gi** to***," teriak emak-emak tersebut.
Wanita berkaus pendek tersebut kemudian mengatakan bahwa tujuannya adalah ke Bekasi.
"Saya mau ke Bekasi. Bukan urusan Anda," lanjutnya.
Petugas KRL pun menerangkan jika Bekasi sudah lewat.
Baca Juga: Lee Gikwang dan Yang Yoseob Highlight Didiagnosis Positif COVID-19
"Bekasi sudah lewat," ujar petugas KRL.
Emak-emak tersebut pun kemudian kekeh berteriak bahwa ia memiliki hak untuk menentukan lokasi pemberhentian.
"Itu hak saya mau turun di mana," teriak si emak-emak.
Sang petugas pun berkata bahwa dirinya juga berhak menurunkannya dari gerbong kereta.
Pada akhir video tersebut, tampak si emak-emak hendak menyerang salah satu petugas KRL yang mengerubunginya.
Sontak saja video ini menuai beragam komentar dari warganet. Warganet mengira-ngira alasan mengapa emak-emak ini bisa mengamuk.
"Buset. Emaknya siapa tuh?" tanya warganet.
"Mungkin ibunya sedang lagi ada masalah," kata warganet.
"Mungkin lagu dikejar-kejar debt collector," ujar warganet.
"Kayak knalpot brong, bikin sakit kuping," ungkap warganet lain.
"Lah marah-marah perihal ditanya mau turun di mana? Loh kok ngamuk, Bu. Masih sopan ditanya baik-baik mau turun dimana? Coba kalau misalnya diamankan langsung. Disangkanya orang jahat atau ODGJ," tambah warganet lain. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Rating Calvin Verdonk dan Aksi Heroik Lille OSC Balikkan Keadaan Lawan Crvena Zvezda di Liga Europa
-
Tangis Ibu Fandi Ramadhan dan Radit Ardiansyah Pecah dalam RDPU Komisi III DPR
-
Cedera Parah 6 Bulan, Donny Warmerdam Kembali Bela PSIM Yogyakarta
-
Joseph Oetomo: Sosok di Balik PT Toba Pulp Lestari, Berapa Porsi Sahamnya?
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Tragedi Rel Kereta: 16 Nyawa Melayang, KAI Ingatkan Bahaya Ngabuburit di Jalur Terlarang
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus Saat Si Nyonya Tua Siapkan Perombakan Skuad Drastis
-
Ariawan Gunadi Tegaskan Gugatan Salah Sasaran dalam Sengketa NCD
-
Nathan Tjoe A On Sering Hangatkan Bangku Cadangan, Tapi Kini Meledak di Willem II