Aksi Gus Samsudin dan pengacaranya yang membongkar identitas Pesulap Merah mendapat kritik dari warganet. Mereka menilai bahwa Gus Samsudin ingkar janji kepada Pesulap Merah yang diketahui merupakan seorang konten kreator tersebut.
Diketahui, sebelumnya Pesulap Merah sempat dimintai kartu identitas saat mendatangi padepokan milik Gus Samsudin di kawasan Rejowinangun, Blitas, Jawa Timur.
Pesulap Merah tersebut menyerahkan identitas kepada kepala desa setempat yang kemudian diserahkan kepada kuasa hukum Gus Samsudin. Pada saat itu, Pesulap Merah meminta agar data yang ada dalam KTP tersebut tidak bocor ke publik.
"Kades dan pengacara memaksa liat KTP orang lalu datanya disebarluaskan, ini aja udah gak bener," imbuh salah satu warganet.
"Saya 100 persen dukung pesulap merah," dukung warganet.
"Kok tetap masih PD udin dengan pengacara ini. Kades mana kades kok gak ikut-ikutan juga. (dengan emoji tertawa)," tambah yang lain.
"Semoga Marcel berhasil menuntaskan kamu," celutuk warganet.
"Wah melanggar itu, kan sebelumnya sudah ada perjanjian," timpal lainnya.
"Bentar lagi dapet baju jaspack oren," sahut warganet.(*)
Baca Juga: Diduga 25 Anggota Polri Langgar Kode Etik, Jokowi : Tuntaskan Secara Terbuka
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Trik Pawang Hujan Dibongkar, Mbak Rara Pawang Mandalika Sebut Nama Asli Pesulap Merah di KTP
-
Pesulap Merah Bongkar Trik Pawang Hujan, Kok Mbak Rara Malah Bawa-Bawa Kasus Roy Suryo?
-
Pesulap Merah Bongkar Rahasia Deddy Corbuzier, Giginya Seharga Rp1 Miliar?
-
Tak Terima Disebut Penipu, Seorang Dukun Coba Santet Pesulap Merah
-
Keluarga Pesulap Merah Sungguh Nano-nano
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Viral Bus Pontianak-Kuching 2026, Interiornya Disebut Mirip Pesawat dan Tiketnya Bikin Kaget
-
Timnas Argentina di Piala Dunia 2026: Daftar Pemain, Statistik, Jadwal Pertandingan
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Admin Brand Gathering 2026: Kolaborasi UMKM di Dufan Jadi Energi Baru Industri Kreatif
-
Produk Makanan Thailand Makin Diburu, Ternyata Ini yang Bikin Orang Ketagihan
-
Cerdas Cermat MPR Disebut Rekonstruksi Adegan Laskar Pelangi, Bedanya Juri di Film Bersikap Kesatria
-
Bukan Hoka atau Adidas, 5 Sepatu Lari Lokal Ini Justru Paling Banyak Dipakai di CFD Sudirman
-
Survei Ipsos 2026: Koneksi ke Platform Belanja Online Kini Jadi Alasan Orang Pilih Bank Digital
-
Bantah Sengaja Cueki Syifa Hadju, Ahmad Dhani: Namanya Manusia Tempatnya Lupa