/
Minggu, 14 Agustus 2022 | 08:02 WIB
Salman Rushdie (The Guardian)

Selebtek.suara.com - Salman Rushdie, penulis buku The Satanic Verses atau Ayat-ayat Setan ditikam saat dirinya tampil di sebuah acara di Chatauqua, New York pada Jumat (12/8/2022) waktu setempat. 

Kondisi Salman Rushdie kini kritis dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Penikaman itu terjadi saat Salman Rushdie menghadiri sebuah acara yang digelar di Institusi Chatauqua. 

Acara itu terbuka untuk umum dan dihadiri ribuan orang.

Awalnya, Rushdie dipanggil oleh pembawa acara dan diperkenalkan, ia pun naik ke atas panggung.

Tiba-tiba Rushdie ditikam oleh seseorang berkali-kali dan mengalami luka di leher dan bagian dada.

Menurut CNN, pelaku penikaman yang belum diketahui identitasnya itu telah ditangkap dan ditahan aparat kepolisian setempat.

Akibat insiden penikaman itu, panggung acara yang merupakan acara sastra itu pun berubah jadi panggung berdarah. 

Orang-orang yang hadir berlarian ketakutan keluar acara. 

Baca Juga: Tersambar Petir, Pemain Sepakbola Tewas saat Laga Persahabatan

Agen Rushdie yang mengurus penerbitan karya-karyanya mengatakan, kondisi Salman Rushdie belum stabil dan masih dirawat intensif di rumah sakit. 

Menurutnya, organ tubuh sang penulis mengalami kerusakan parah dan berpotensi cidera permanen.

Dari beberapa laporan lainnya, dalam peristiwa itu disebut bukan saja Salman Rushdie yang mendapatkan serangan. 

Moderator acara bernama Henry Reese (73) juga dilaporkan mengalami cidera di bagian wajah dan kini dirawat di rumah sakit.

Seorang jurnalis AP yang menyaksikan penikaman Salman Rushdie itu mengungkapkan, serangan berdarah itu berlangsung amat cepat sekitar 20 detik.

Salman Rushdie dikenal sebagai penulis kontroversial yang banyak menuai kecaman khususnya dari kalangan negara Muslim.

Yang paling terkenal adalah tulisannya dalam buku Ayat-ayat Setan.

Karyanya itu banyak dilarang beredar di banyak negara mayoritas Muslim, karena dianggap menghina sosok Nabi Muhammad SAW.

Dalam buku karangannya itu, Salman Rushdie menceritakan tokoh bernama Mahound yang banyak disebut merujuk pada nama Muhammad.(*)

Sumber: Suara.com

Load More