- Oknum staf Satpol PP Jakarta Timur bernama Givson Samosir diduga melakukan pungli terhadap pengurus rumah belajar di Cilincing, Jakarta Utara.
- Pelaku melancarkan aksinya pada Senin (6/7/2026) dengan modus menanyakan perizinan kegiatan belajar untuk meminta uang sebesar Rp150 ribu.
- Satpol PP DKI Jakarta tengah memproses hukuman disiplin berat bagi pelaku, sementara Gubernur Pramono Anung menjanjikan tindakan tegas tanpa pandang bulu.
Suara.com - Seorang oknum anggota Satpol PP viral di media sosial usai diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap pengurus Rumah Belajar Merah Putih di Cilincing, Jakarta Utara.
Oknum tersebut diketahui bernama Givson Samosir, yang mendatangi rumah belajar itu pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Dalam aksinya, pelaku mula-mula mempertanyakan soal perizinan kegiatan belajar yang diselenggarakan di tempat tersebut.
Modus itu kemudian berujung pada permintaan sejumlah uang kepada pengurus rumah belajar.
"Yang bersangkutan mempertanyakan perizinan kegiatan belajar termasuk perizinan lainnya, yang pada ujung nya pelaku meminta uang Rp300 ribu, namun hanya diberikan Rp150 ribu. Pelaku mengaku sebagai anggota Satpol PP Jakarta Utara," tutur Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, Minggu (12/7/2026).
Pelaku telah menjalani pemeriksaan oleh Satpol PP Provinsi DKI Jakarta pada Kamis (9/7/2026).
Dari situ terungkap, pelaku bukanlah anggota Satpol PP Jakarta Utara seperti yang ia akui kepada korban.
Satriadi memastikan pelaku sebenarnya berstatus Staf Operasional Tingkat Ahli Seksi PPNS dan Operasi Satpol PP Kota Administrasi Jakarta Timur.
"Sudah diperiksa oleh Satpol PP Provinsi DKI Jakarta atas dugaan pungli pengaduan warga dan atas pelanggaran disiplin pegawai, yang diancam dengan penjatuhan hukuman disiplin tingkat berat," papar Satriadi.
Baca Juga: Tekankan Peran Satpol PP, Dirjen Bina Adwil Apresiasi Komitmen Kepala Daerah Seluruh Indonesia
Kasus ini turut mendapat perhatian Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat ditemui di Balai Kota, Senin (13/7/2026).
Pramono menegaskan akan menindak tegas jika terbukti benar ada anggota Satpol PP yang melakukan pungli.
"Kalau ada laporan pungli, kami akan dalami. Dan kalau memang benar ada Satpol PP yang melakukan, kami akan memberikan tindakan setegas-tegasnya. Tidak pandang bulu untuk itu," tegas eks Sekretaris Kabinet itu.
Berita Terkait
-
Tekankan Peran Satpol PP, Dirjen Bina Adwil Apresiasi Komitmen Kepala Daerah Seluruh Indonesia
-
Rumah Kosong di Banjarmasin Jadi Saksi Bisu: Mengapa 'Ngelem' Kembali Marak di Kalangan Remaja?
-
Bukan Warga Nekat! Satpol PP Ungkap Sosok Orang 'Penting' yang Viral Berenang di Kolam Bundaran HI
-
Perangi Narkoba, Bobby Nasution Kerahkan Satpol PP, Polisi hingga TNI Patroli Gabungan di Asahan
-
Bersih-Bersih Blok M, 5 Gerobak dan 4 Boks Minuman Disita dari 9 PKL
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Mengapa Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah Dinilai Layak Diambil Alih KPK? Ini Penjelasan Pakar
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Bantah Hoaks Penolakan, Habiburokhman Tegaskan DPR 'Gaspol Pakai Turbo' Bahas RUU Perampasan Aset
-
Pakar: Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung Tak Punya Dasar Hukum, Hanya Redam Konflik Institusi
-
Iran Ngamuk Lagi, Kuwait Dibombardir Hancurkan Tanki Bahan Bakar Militer AS
-
Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Berisiko Mandek, Pukat UGM Desak KPK Ambil Alih
-
Riset ITS Kembangkan Bensin Sawit: Seberapa Besar Peluangnya Menggantikan BBM Fosil?
-
Ancaman Bom Warnai Hari Pertama MPLS, Pemprov DKI Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi
-
Pesan 'Bunda' untuk Siswa di Hari Pertama MPLS 2026: Saling Jaga Teman, Jangan Ada Lagi Perundungan
-
Anak Korban Kekerasan Seksual 27 Pria di Sampang Butuh Pemulihan, Bukan Sekadar Hukuman Pelaku