/
Minggu, 14 Agustus 2022 | 17:28 WIB
Salman Rushdie saat berbicara di sebuah acara pameran buku di Frankfurt, Jerman, 13 Oktober 2015 lalu (Reuters/Ralph Orlowski)

Selebtek.suara.com - Salman Rushdie, penulis buku The Satanic Verses atau Ayat-ayat Setan ditikam oleh seseorang berkali-kali dan mengalami luka di leher dan bagian dada.

Insiden berdarah ini terjadi saat Salman Rushdie tampil di sebuah acara yang digelar di Institusi Chatauqua, New York pada Jumat (12/8/2022) waktu setempat. 

Kondisi Salman Rushdie kini kritis dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Menurut agen Rushdie, organ tubuh sang penulis mengalami kerusakan parah dan berpotensi cidera permanen.

Melansir Suara.com yang mengutip dari CNN, pelaku penikaman yang belum diketahui identitasnya itu telah ditangkap dan ditahan aparat kepolisian setempat.

Dari beberapa laporan lainnya, dalam peristiwa itu disebut bukan saja Salman Rushdie yang mendapatkan serangan. 

Moderator acara bernama Henry Reese (73) juga dilaporkan mengalami cidera di bagian wajah dan kini dirawat di rumah sakit.

Seorang jurnalis AP yang menyaksikan penikaman Salman Rushdie itu mengungkapkan, serangan berdarah itu berlangsung amat cepat sekitar 20 detik.

Salman Rushdie dikenal sebagai penulis kontroversial yang banyak menuai kecaman khususnya dari kalangan negara Muslim.

Baca Juga: Detik-detik Pengibaran Bendera Merah Putih Raksasa di Ketinggian 1228 Mdpl, Puncak Gunung Batu

Yang paling terkenal adalah tulisannya dalam buku Ayat-ayat Setan.

Karyanya itu banyak dilarang beredar di banyak negara mayoritas Muslim, karena dianggap menghina sosok Nabi Muhammad SAW.

Dalam buku karangannya itu, Salman Rushdie menceritakan tokoh bernama Mahound yang banyak disebut merujuk pada nama Muhammad.(*)

Sumber: Suara.com

Load More