Selebtek.suara.com - Salman Rushdie, penulis buku The Satanic Verses atau Ayat-ayat Setan ditikam oleh seseorang berkali-kali dan mengalami luka di leher dan bagian dada.
Insiden berdarah ini terjadi saat Salman Rushdie tampil di sebuah acara yang digelar di Institusi Chatauqua, New York pada Jumat (12/8/2022) waktu setempat.
Kondisi Salman Rushdie kini kritis dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Menurut agen Rushdie, organ tubuh sang penulis mengalami kerusakan parah dan berpotensi cidera permanen.
Melansir Suara.com yang mengutip dari CNN, pelaku penikaman yang belum diketahui identitasnya itu telah ditangkap dan ditahan aparat kepolisian setempat.
Dari beberapa laporan lainnya, dalam peristiwa itu disebut bukan saja Salman Rushdie yang mendapatkan serangan.
Moderator acara bernama Henry Reese (73) juga dilaporkan mengalami cidera di bagian wajah dan kini dirawat di rumah sakit.
Seorang jurnalis AP yang menyaksikan penikaman Salman Rushdie itu mengungkapkan, serangan berdarah itu berlangsung amat cepat sekitar 20 detik.
Salman Rushdie dikenal sebagai penulis kontroversial yang banyak menuai kecaman khususnya dari kalangan negara Muslim.
Baca Juga: Detik-detik Pengibaran Bendera Merah Putih Raksasa di Ketinggian 1228 Mdpl, Puncak Gunung Batu
Yang paling terkenal adalah tulisannya dalam buku Ayat-ayat Setan.
Karyanya itu banyak dilarang beredar di banyak negara mayoritas Muslim, karena dianggap menghina sosok Nabi Muhammad SAW.
Dalam buku karangannya itu, Salman Rushdie menceritakan tokoh bernama Mahound yang banyak disebut merujuk pada nama Muhammad.(*)
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Profil Hadi Matar, Terduga Pelaku Penikaman Novelis Salman Rushdie
-
Profil Salman Rushdie, Penghina Nabi Muhammad yang Ditikam hingga Kritis
-
Salman Rushdie, Penulis Buku Ayat-ayat Setan Ditikam di New York, Kondisinya Kritis
-
Detik-detik Salman Rushdie Si Penghina Nabi Ditikam 15 Kali Saat Manggung Di New York, Kini Kondisinya Kritis
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim