Selebtek.suara.com - Quarter life crisis menjadi istilah yang kerap didengar akhir-akhir ini terutama oleh warga Jakarta Selatan (Jaksel).
Dikutip dari 7 Summit Pathways, Quarter life crisis adalah masa-masa krisis emosional yang terjadi pada usia 20 hingga 30 tahun.
Krisis emosional tersebut bisa dialami oleh siapa saja baik pria maupun wanita.
Pada fase ini, seseorang merasa kebingungan akan nasib di masa depannya sehingga diperlukan kecerdasan dan keterampilan agar tidak berlarut-larut di dalamnya.
Bagi kamu yang sedang mengalaminya, ada beberapa tips menghadapi quarter life crisis seperti yang dilansir Yoursay.suara.com- media jejaring Suara.com berikut ini:
1. Tetap produktif
Tips menghadapi quarter life crisis yang pertama yaitu tetap produktif setiap hari. Entah itu menulis di blog, berolahraga di pagi hari, mengajar les atau kelas online, menambah skill bahasa asing, dan lain sebagainya.
Kurangi rebahan dan bermalas-malasan. Lebih banyak aktivitas yang dikerjakan akan lebih baik sebagai bekal kedepannya.
2. Tidak mudah menyerah
Baca Juga: Kocak! Gaya Bocil Freestyle, Endingnya Mental, Gerobak Motor Nyacir Sendiri
Tips kedua yakni kemampuan untuk tidak menyerah demi mewujudkan apa yang dicita-citakan. Terus melangkah tanpa ragu. Jangan cepat berpuas diri dan harus selalu haus akan ilmu. Dengan begitu kamu akan maju.
3. Selalu bersyukur
Selain mengasah kemampuan dan tidak menyia-nyiakan waktu, tips berikutnya untuk menghadapi quarter life crisis adalah dengan selalu bersyukur atas apa yang kamu punya dan telah kamu capai.
Misalnya, di usia 20 tahunan kamu sudah lulus kuliah disaat teman-teman yang lain masih berjuang mengerjakan skripsi mereka, kamu harus mensyukuri pencapaian yang telah kamu raih tersebut.
4. Hidup tidak selalu tentang cinta
Tips terakhir untuk menghadapi quarter life crisis yang berkaitan dengan urusan asmara yaitu memahami bahwa hidup tidak selalu tentang cinta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial