/
Jum'at, 19 Agustus 2022 | 12:23 WIB
Firdaus Oiwobo [Instagram] (Instagram)

Selebtek.suara.com - Firdaus Oiwobo selaku pengacara Persatuan Dukun Se-Indonesia (PDSI) mengatakan Pesulap Merah tidak bisa disantet dengan alasan saat ini sosoknya sedang viral.

"Untuk menyantet seseorang itu tidak bisa pada saat orang itu lagi viral," ujar Firdaus Oiwobo saat menjadi tamu Dokter Richard Lee di podcastnya baru-baru ini.

Mulanya Firdaus Oiwobo dan Dokter Richard Lee membahas topik mengenai perdukunan. Diketahui PDSI telah melaporkan Pesulap Merah ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Selasa (9/8/2022).

Menurut perwakilan dukun dari DKI Jakarta, mereka tak terima karena Pesulap Merah dianggap telah menghina profesi mereka.

Aksi Pesulap Merah membongkar trik perdukunan di podcast artis membuat mereka semakin resah karena banyak dukun sepi job dan tidak mendapat kepercayaan dari para pelanggannya.

Sampai akhirnya ada pernyataan dari Firdaus Oiwobo yang menuai sorotan. Dia menuding Marcel Radhival alias Pesulap Merah merupakan sosok yang tak cerdas lantaran tidak percaya santet.

"Kalau si Marcel bilang santet itu tidak ada, dia belum cerdas," kata Firdaus Oiwobo.

Mendengar pernyataan itu, Dokter Richard Lee langsung bertanya mengapa para dukun tidak menyantet Pesulap Merah alih-alih melaporkannya ke polisi.

"Kalau santet itu ada, kenapa ngga disantet saja Marcelnya," ujar Dokter Richard Lee.

Baca Juga: Pencipta Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet Tak Tahu Joko Tingkir Seorang Ulama

Firdaus Oiwobo tampak kebingungan menjawab pertanyaan Dokter Richard Lee. Ia malah beralasan jika Pesulap Merah tidak bisa disantet karena sedang viral.

"Begini, untuk menyantet seseorang itu tidak bisa pada saat orang itu lagi viral. Karena itukan ilmu berdasarkan doa," ujar Firdaus Oiwobo.

Potongan video percakapan mereka ini pun viral dan dibagikan ulang oleh akun Instagram @nyinyir_update_official pada Jumat (19/8/2022).

Unggahan tersebut sontak membuat para netizen memberikan komentarnya.

"Gimana ceritanya mau nyantet nunggu kagak viral dulu?," tulis salah satu netizen.

"Intinya harus tetep viral biar terbebas dari santet," timpal lainnya.

Load More