Selebtek.suara.com - Deddy Corbuzier mengungkapkan bahwa ia pernah mendapat somasi, ancaman hingga teror akibat konten podcastnya, Close the Door.
Podcast milik Deddy Corbuzier memang terbilang sukses dengan beragam konten dan kehadiran tamu dari berbagai kalangan. Bahkan tak jarang podcastnya dijadikan ajang klarifikasi masalah.
Deddy Corbuzier tidak menampik, ancaman hingga teror sudah sering ia terima dan itu membuatnya kaget.
Hal ini ia akui kepada Desta saat berbincang di konten YouTube Vindes baru-baru ini.
Awalnya Desta penasaran, adakah rasa takut yang dirasakan Deddy Corbuzier. Mengingat isi podcast suami Sabrina Chairunnisa itu kerap menyinggung hal sensitif di negeri ini.
"Lu pribadi ada rasa takut nggak sih? Kan sekarang isunya ya memang besar-besar," tanya Desta sebagaimana dilansir Suara.com dari kanal YouTube Vindes, Selasa (23/8/2022).
Deddy Corbuzier mengaku ia mendapat ancaman dan teror jika membahas isu sensitif di podcastnya.
Bahkan jika masyarakat mengetahui ia mendapat somasi, nyatanya tindakan yang Deddy Corbuzier terima ternyata lebih dari itu.
"Aaa, ada lah beberapa yang misalnya gue lagi membahas isu sangat sensitif, itu ancaman-ancaman dan teror datang," kata Deddy Corbuzier.
"Somasi, sudah 80. Ujungnya ya bubar," lanjutnya.
Awalnya Deddy Corbuzier kaget karena mendapat banyak somasi, namun kini ia tak mau lagi ambil pusing.
Alih-alih memikirkannya, ia justru mengenyampingkan hal tersebut dan mengutamakan pekerjaan.
"Dari awal gue dapat somasi kaget, sampai gue cuekin dulu. Karena banyak kerjaan," terang ayah Azak Corbuzier ini.
Deddy Corbuzier juga mengaku pernah datang ke kantor polisi gara-gara podcastnya. Namun ia enggan menjelaskan masalah apa yang membuatnya sampai ke sana.
"Ada yang sampai gue datang ke kantor polisi," terangnya.
Meski begitu, hingga saat ini Deddy Corbuzier masih aktif menjalankan podcastnya.
Teranyar, ia bahkan membahas kasus viral Ferdy Sambo bersama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD.(*)
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo