/
Kamis, 01 September 2022 | 11:07 WIB
Curhatan talent coordinator

Selebtek.suara.com - Talent Coordinator serta Casting Director Juandini Liesmita curhat di media sosial soal dugaan kekerasan yang dilakukan oleh seorang sutradara saat proses syuting.

Di Instagram Story Juandini mengatakan sudah sangat dongkol dengan sutradara yang menyebut dirinya 'Sutradara terganteng'. Ia pun berani curhat karena proses syuting sudah rampung.

"Asli ya udah seminggu ini rasanya sesek dada nahan emosi ga bisa keluar karena mandang PH nya dan biar ga ganggu produksi shooting. Sekarang shooting sudah selesai, boleh ya aku luapin disini dan semoga kalian bisa lebih berhati2 aja kalau kerja sama orang lain," tulisnya.

Dalam curhatannya itu, 'Sutradara Terganteng' tersebut sempat menampar hingga mendorong krunya. Bahkan sang sutradara sembat memberikan makian di HT dan microphone sehingga ada ratusan crew dan ekstras di hari itu yang mendengarnya.

Peristiwa tersebut bermula saat sang sutradara mempertanyakan kostum yang salah kepada talent coordinator (telco). Namun, telco menjawab jika pakaian yang dikenakan sudah dipilih oleh bagian wardrobe.

"Berawal ddi scene pensi, dgn extras ratusan, telco gue dipanggil lalu ditanyalah sama dia udah dengan keadaan emosi, kenapa bajunya begini? Ya dijawab itu baja udah dipilihin sama wardrobe," kata Juandini.

"Dia masih ga terima, nanya lagi kenapa bajunya begini gue ga suka sambil marah2, ta tekco gue bilang gak tau itu dari wardrobenya, langsung lah DITAMPAR LALU DIDORONG !!!," lanjutnya.

Saat ini Juandini Liesmita akan melakukan langkah hukum atas tindakan yang diterima oleh timnya. Hal itu terlihat pada postingannya yang terakhir.

"Jalur hukum merupakan penyelesaian Terbaik," tulisnya.

Baca Juga: Diduga Korban Genosida, Belasan Jasad Ditemukan Di Dua Kuburan Massal Di Libya

Sementara itu, di akun Twitter, Ernest Prakasa mengaku tahu siapa 'Sutradara Terganteng' yang disebutkan oleh Juandini. Ia pun berjanji akan menyebutkan nama sutradara tersebut jika sudah mendapat izin dari korban.

"Ada kabar sutradara laki-laki melakukan kekerasan verbal dan fisik ke kru perempuan. Gw pribadi memilih untuk menyebutkan nama pelaku apabila sudah mendapat izin dari korban. Kita tunggu perkembangan kasusnya," cuit Ernest. (*)

Load More