Selebtek.suara.com - Jagat maya kini tengah heboh membahas sosok sosialita gadungan yang kini menjadi buronan internasional, Azura Luna Mangunhardjono.
Sosialita gadungan asal Indonesia tersebut rupanya sempat diajak makan oleh keluarga Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden.
Kisah Azura Luna memperdaya Putra Joe Biden, Hunter Biden tersebut diungkapkan media Inggris The Sun, seperti dilansir Tim Selebtek Selasa (10/9/2022)
Media asal inggris tersebut menemukan jejak aksi Azura Luna pada tahun 2018 dia pernah diundang makan siang oleh Hunter Biden, putra dari Presiden Amerika Serikat saat ini Joe Biden.
Hunter tertipu dan percaya bahwa Azura adalah putri bangsawan dari Indonesia. Informasi jejak Azura dengan Hunter Biden berawal dari kasus skandal laptop Hunter Biden yang berisi banyak dokumen dugaan kolusi dan nepotisme.
Laptopnya menjadi backup data termasuk obrolan, salah satunya adalah obrolan dengan Azura Luna.
Tidak dijelaskan betul apakah Azura Luna berhasil menipu keluarga Biden secara finansial saat itu atau tidak. Biden pada tahun itu pun belum menjadi Presiden AS.
Azura Luna memiliki nama asli Enjang Widhi Palupi kelahiran Kediri, Jawa Timur, 27 Oktober 1978. Dia sangat lihai menguras dompet kaum jet set di banyak negara.mulai dari Hong Kong, Inggris, Perancis, dan Amerika Serikat.
Modus penipuan terhadap korban kerap Azura lakukan dengan cara berjualan tas, perhiasan, hingga menggelapkan sejumlah uang.
Baca Juga: Hanung Bramantyo Ngamuk Dengar Tukang Becak Dilarang Mandi di Masjid: Bubarin Aja Masjidnya!
Selai itu azura juga pernah melakukan modus penipuan lowongan pekerjaan palsu, mengaku hamil, mengaku kaya raya hingga mengaku agen travel untuk memperdaya korbannya.
Dengan modus-modus penipuan tersebut, wajar apabila Azura Luna dianggap sebagai penipu kelas kakap. Lewat hasil penipuannya, Azura Luna pun meraup lebih dari setengah juta dolar AS.
Kasus tipu-tipu Azura pertama kali diungkap oleh media lokal Hong Kong. Kasusnya kian ramai setelah South China Morning Post merilis artikel mengenai sosialita gadungan asal Kediri, Jawa Timur itu, dengan judul The Rise and Fall of Hong Kong Socialite Azura.
Berita Terkait
-
Kronologi Lengkap Kasus Perempuan Bergaya Sosialita Pencuri Cokelat Alfamart, Kini Nangis Minta Maaf di Polres Tangsel
-
Emak-emak Bergaya Sosialita Pencuri Cokelat di Alfamart Diduga Pernah Maling di Transmart, Netien: BlackIist!
-
Kasir Alfamart Terancam UU ITE Usai Viralkan Emak-emak Sosialita yang Terciduk Curi Coklat, Hotman Paris: Jangan Takut!
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Jembatan PonorogoTrenggalek Putus, Warga Terpaksa Menyeberang dengan Gantung Darurat
-
Tarif Pokok PKB Jateng 2026 Tetap Sama, Budayawan Budianto Hadinegoro: Isu Hoax!
-
CEK FAKTA: Megawati Jadi Tersangka Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Benarkah?
-
Asri Welas Banting Tulang Sendiri Demi Anak, Nafkah dari eks Suami Diduga Abu-Abu
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Makna Imlek bagi Detektif Jubun: Menata Hati, Menjaga Integritas
-
Ramadan 2026 Jadi Momen Terberat Asri Welas, Bakal Tinggalkan Anak-Anak
-
Kebakaran Hebat Dekat Stasiun Lambuang Bukittinggi, 3 Warung Ludes
-
Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut, KLH Pastikan Gugatan ke PTAR Terus Berjalan