4. Lebih sehat
Menggunakan ponsel dan gawai dalam waktu lama sepanjang hari tentu bisa menyebabkan masalah pada fisik kita, terutama mata menjadi kering, nyeri punggung, dan masalah kesehatan lainnya.
Detoks digital bisa menjadi cara untuk mengurangi sejumlah dampak tersebut pada tubuh.
Jika dilakukan secara rutin tentunya akan berdampak sangat baik pada tubuh serta mencegah masalah kesehatan lebih jauh.
5. Meningkatkan kualitas tidur
Tubuh dan otak kita butuh keseimbangan antara beraktivitas dan istirahat. Penggunaan perangkat digital dalam waktu terlalu lama bisa menyebabkan munculnya gejala insomnia dan memburuknya kualitas tidur.
Oleh karena itu, melakukan detoks digital sangat membantu meningkatkan kualitas tidur kita, hingga bisa beraktivitas dengan optimal setelahnya
6. Menjauh dari multitasking
Membagi konsentrasi untuk mengetik, menonton film, mengerjakan tugas, hingga mendengarkan lagu, dalam satu waktu alias digital muktitasking ternyata bisa merusak kesehatan mental seperti masalah stres, perilaku, atau emosional.
Melakukan detoks digital , kamu dapat menjadi lebih fokus pada tugas-tugasmu. Kamu menemukan dirimu dapat mencapai lebih banyak hal di waktu yang lebih singkat.
7. Terhindar dari FOMO
Melakukan detoks digital membuat dirimu terhindar dari rasa takut untuk ketinggalan sesuatu trend dan berita daripada orang lain alias Fear Of Missing Out (FOMO).
Fenomena FOMO ini kerap terjadi lantaran banyaknya waktu yang dikonsumsi di sosial media.
Yap, detoks digital bakal menyadarkanmu bahwa kehidupan nyata lebih penting ketimbang kehidupan yang ada pada dunia digital. So kapan kamu mau mencobanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
-
Pernah Dipermalukan Timnas Indonesia, Curacao Cetak Sejarah Raih Poin Perdana di Piala Dunia 2026
-
Harga Oli dan Ban Naik Bikin Bengkel di Jatim Kalang Kabut, Kelas Menengah Ikut Terjepit
-
Hikayat Kadiroen: Mantri Polisi yang Memilih Antara Pangkat dan Rakyat
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
4 Shio yang Diramal Bernasib Baik pada Hari Ini 21 Juni 2026
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
John Herdman Incar Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia
-
Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya
-
Cara agar Sunscreen Tidak Luntur Saat Berkeringat? Ini 3 Pilihan yang Sweatproof Lengkap Ulasannya