/
Senin, 26 September 2022 | 17:29 WIB
Momen tedak siten Ameena (YouTube/AH) (YouTube/AH)

1. Berjalan di atas jenang 7 warna

Anak dipandu untuk berjalan di atas jenang 7 warna yang berbeda (merah, putih, jingga, kuning, hijau, biru, dan ungu) yang terbuat dari beras ketan.

Ritual ini melambangkan bahwa di masa depan, anak harus bisa mengatasi semua hambatan dalam hidup.

2. Menginjak tangga dari tebu

Anak selanjutnya dibimbing untuk menginjak tangga yang terbuat dari tebu "Arjuna" dan kemudian turun. Tebu merupakan singkatan dari Antebing Kalbu.

Diharapkan ke depannya, anak itu berperilaku seperti Arjuna, yang merupakan seorang pejuang sejati.

Diharapkan anak bisa berjalan dalam kehidupan dengan tekad dan penuh percaya diri seperti Arjuna yang heroik.

Momen Tedak Siten baby Ameena (sumber: Instagram/ aurelie.hermansyah)

3. Diletakkan di tumpukan pasir dan melakukan "ceker-ceker"

Usai menginjak tangga dari tebu, selanjutnya anak dipandu dua langkah dan diletakkan di atas tumpukan pasir.

Baca Juga: Produksi Karet di Aceh Timur Terendah, Ini Penyebabnya

Anak harus melakukan "Ceker-Ceker", yaitu ia bermain pasir dengan kedua kaki. Ritual ini memiliki makna bahwa ceker-ceker tersebut artinya bekerja dan mendapatkan sesuatu untuk memenuhi kebutuhannya.

4. Masuk ke kandang ayam

Selanjutnya, sang anak dipandu untuk memasuki kandang ayam yang telah didekorasi. Di dalamnya ada beberapa barang, seperti buku tulis, perhiasan, aksesoris emas, kalung, gelang, beras, kapas dan barang-barang bermanfaat lainnya.

Di tahap ini, anak akan memilih barang yang disediakan di kandang ayam tersebut. Semua simbol profesi ada di kurungan menjadi semacam penuntun bagi bayi dalam memilih pekerjaan nanti.

Sementara kandang ayam tersebut memiliki makna bahwa ketika anak telah memasuki kehidupan, dia harus dijaga oleh hal-hal baik.

5. Menyebarkan Udik-udik

Load More