Selebtek.suara.com – Bentrokan antar supporter kembali terjadi, kali ini terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Saat itu Arema bertanding melawan Persebaya. Skor 2-3 yang akhirnya dimenangkan oleh tim Persebaya Surabaya. Aremania yang tidak terima dengan kekalahan yang kembali terjadi, memaksakan masuk ke dalam lapangan untuk melakukan aksi protes. Awalnya hanya ada beberapa suporter yang masuk ke dalam lapangan, namun aksi protes akhirnya diikuti oleh supporter yang semakin banyak hingga keadaan menjadi tak terkendali. Para suporter akhirnya ricuh, polisi berusaha mengamankan situasi yang awalnya masih terkendali hingga pada akhirnya pihak keamanan dengan terpaksa harus menembakkan gas air mata. Bukannya menyelamatkan nyawa suporter, gas air mata ini malah membuat beberapa nyawa melayang karena sesak nafas. Padahal penggunaan gas air mata di sepak bola itu sudah diatur dalam regulasi FIFA terkait pengamanan pertandingan, baik sebelum, saat dan setelah pertandingan.
Awalnya dikabarkan sekitar 40 orang meninggal akibat tragedi ini. Namun hingga pagi, Dinas Kesehatan Kabupaten Malang mengkonfirmasi jumlah korban meninggal dunia menjadi 129 orang. Banyak hastag warganet di twitter maupun Instagram yang turut berbela sungkawa atas insiden ini. Kejadian ini dikabarkan menjadi tragedy sepak bola terparah di dunia setelah tragedi sepak bola Peru, Amerika Serikat 1964 yang memakan korban sekitar 300an.
Diketahui bahwa Arema dan Persebaya merupakan Derby Jawa Timur sehingga memiliki intensitas kericuhan yang cukup tinggi. Awalnya, Panitia Pelaksana Arema sudah meminta perubahan jadwal untuk meminimalisir adanya kericuhan. Permohonan ini sudah diajukan oleh ketua Panitia Pelaksana Arema, Abdul Haris. Ia menyatakan bahwa kick off yang dilaksanakan pada pukul 20.00 WIB di Kanjuruhan ini kurang ideal. Namun PT Liga Indonesia Baru, sebagai operator liga menolak perubahan jadwal ini.
Dari pantauan di twitter juga diketahui korban akibat insiden ini bukan hanya orang dewasa, namun juga anak-anak dan wanita. Semua orang berharap agar semua keluarga kerabat dari korban jiwa yang meninggal pada tragedi ini diberikan ketabahan.(*)
Berita Terkait
-
Duka Mendalam Ganjar Pranowo untuk Korban Tragedi di Malang: Para Suporter Harus Bisa Menahan Diri, dan Saling Menjaga
-
DVI Mabes Polri Diterjunkan ke Jawa Timur Identifikasi 127 Orang Korban Tragedi Kanjuruhan Arema vs Persebaya
-
127 Orang Tewas dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan, Mabes Polri Turun Tangan
-
TIM DVI Mabes Polri Dikerahkan Identifikasi Ratusan Korban Tragedi Sepak Bola di Malang
-
Tragedi Kanjuruhan Rengut 127 Nyawa, Ridwan Kamil: Jangan Demi Rating TV Memaksa Pertandingan Malam Hari
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Kacau! Kemenangan Pecco Bagnaia Pupus karena Masalah Getaran pada Motor
-
Skandal Paspor Belanda Dean James Meluas, Klub-klub Eredivisie Kena Imbas
-
Perang Iran Vs AS-Israel Terus Memanas, BEM SI Desak Program MBG Dievaluasi Tapi Jangan Disetop
-
Galaxy Buds4 Series: True Wireless Stereo dengan AI yang Mengubah Cara Mendengar dan Berinteraksi
-
Pergoki Suami VCS dengan Cewek Lain, Begini Nasib Rumah Tangga Clara Shinta
-
Update Harga BBM 1 April 2026: Pertalite, Pertamax hingga Dexlite
-
Ambisi Perang AS-Zionis Bikin Rakyat Israel Sengsara, Muncul Seruan Gulingkan Netanyahu
-
Viral Pemotor Dianiaya Usai Tegur Pelawan Arah di Umbulharjo Kota Jogja, Polisi Turun Tangan
-
Solusi Cerdas Libas Jalan Bercadas: Ini 4 Opsi Mobil 1500cc Termurah tapi Berkelas
-
Pakai Bedak Tabur Dulu atau Bedak Padat Dulu? Ini Panduan untuk Makeup Flawless