/
Jum'at, 07 Oktober 2022 | 12:04 WIB
Pengacara Rizky Billar Sebut Ada Kemungkinan Upaya Damai

Selebtek.suara.com – Usai dilaporkan atas tuduhan KDRT yang dilakukan Rizky Billar terhadap istrinya, Lesti Kejora, kini Rizky Billar dikabarkan menunda sidang pemeriksaan penyidikan. Hal ini dibenarkan oleh kuasa hukumnya, Ade Efril Manurung.

Dalam wawancara Bersama awak media, Ade Efril Manurung juga membantah adanya tudingan Billar yang membanting Lesti Kejora ke lantai kamar mandi.

Ia menegaskan bahwa ketika Billar dan Lesti sedang bertengkar, Lesti mengejar Billar ke kamar mandi lalu menariknya hingga kalung Billar putus. Billar lalu menepis Lesti hingga membuatnya terjatuh.

Dalam video yang dikutip dari akun youtube Intens Investigasi itu, kuasa hukum Billar juga menyebutkan tidak ada masalah antara Lesti Kejora dan Rizky Billar. Bahkan mereka masih sempat bermanja-manjaan layaknya suami istri ketika Billar membesuk Lesti di rumah sakit. 

“Waktu Billar membesuk si Lesti ke rumah sakit, itu mereka manja-manjaan. Bahkan Billar menyuapin, menyuapin istrinya sebagaimana mereka suami istri,” ucap Ade Efril.

Ade Efril juga menambahkan bahwa tidak ada masalah antara Billar dan Lesti, hanya saja persoalan ini dibesar-besarkan.

Pernyataan nya ini membuat pertanyaan mengapa harus dilaporkan jika tidak ada masalah. Perihal ini, Ade Efril menduga adanya pihak ketiga yang mengompori untuk membuat efek jera. Namun ia tidak yakin jika pihak pengompor merupakan salah satu anggota keluarga.

“Ya kalau keluarga ga mungkin juga lah. Kan sama-sama tulang punggung. Lesti tulang punggung, Rizky Billar tulang punggung. Gak mungkin keluarga, pasti mereka mau damai-damai aja,” ucap Ade Efril.

Ia menambahkan akan ada proses penjemputan jika masih tidak hadir pada jadwal persidangan selanjutnya. Di akhir pembicaraan mengenai upaya damai, Ade Efril secara tegas menjawab bahwa adanya upaya damai.

Baca Juga: Konser Justin Bieber Batal Digelar Tahun Ini, Fans Bisa Refund Atau Tunggu Tahun Depan

“Kalau upaya damai ada,” tegas Ade Efril.(*)

Load More