Selebtek.suara.com - Pertunangan seharusnya dilakukan saat kedua pasangan sudah saling percaya untuk melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius.
Jika belum yakin, yang ada hanya akan menimbulkan masalah baru di masa depan, seperti kisa Syahira Azreen berikut ini.
Melansir dari akun instagram @update.dunia_, wanita tersebut memutuskan untuk membatalkan pernikahannya sekitar satu bulan setelah digelarnya acara pertunangan. Wanita yang akrab disapa Chaa (23) itu beralasan sang tunangan selalu meminjam uang kepada Chaa. Hal ini bermula dari mereka masih peduli.
"Awalnya tidak percaya karena dia bilang mau mengembalikan uang yang dia pinjam" ujarnya.
Chaa mengatakan, awalanya sang tunangan meminjam sebanyak Rp8,2 juta, dan berjanji akan menggantinya. Namun setelah itu dia terus meminta lebih.
"Setiap kali dia pinjam, tidak pernah dibawah Rp164 ribu, Rp328 ribu atau lebih. Jika saya tidak meminjamkannya, dia akan menelepon saya berulang kali" kata dia, dilansir mStar.
Chaa juga mengatakan bahwa sang tunangan akan menerornya melalui pesan di WhatsApp jika ia tidak mengirimkan pinjaman uang. Chaa lebih sering mengirim tunangannya uang hanya agar sang tunangan diam dan berhenti mengirimi pesan.
Chaa yang merupakan anak tunggal itu mengatakan, sang tunangan semakin berani meminjam uang seiring seiring berjalannya hubungan. Padahal saat pinjaman uang, hutang sebelumnya belum dilunasi.
Sang tunangan biasa meminjam dengan banyak alasan, seperti untuk membeli peralatan sepeda motor, dan alasan lainnya, dan tentu saja dibarengi dengan janji manis bahwa dirinya akan segera melunasi.
la tetap meminjam uang meski gajinya lebih besar daripada Chaa. Utang itu baru ia lunasi sebelum tunangan.
Mereka kemudian menggelar acara pertunangan pada 7 Mei 2022. Namun, sang tunangan justru semakin menjadi-jadi.
"Ketika saya bertunangan, saya menggunakan uang saya untuk membeli barang perlengkapan. Bahkan untuk makan, keluarga saya yang bertanggung jawab. Perkiraan biaya tunangan adalah Rp6,5 juta. Dia hanya membeli cincin" kata Chaa.
Tidak lagi dapat menahan diri, sebulan setelah acara Chaa akhirnya memutuskan untuk membatalkan rencana ke jenjang pernikahan, yaitu pada 3 Juni.
Wanita yang tinggal di Johor Baru itu mengklaim bahwa sang mantan tunangan berhutang padanya dengan jumlah total sekitar Rp16 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Banyak Inovasi Mahasiswa Mandek di Kampus, Ini Caranya Supaya Bisa Jadi Bisnis
-
Dituduh Terima Uang dari Hanania Travel, Anisa Rahma dan Suami: Kami Malah Bayar Rp100 Juta!
-
Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Mahar Rp126 Ribu di Balik Jeruji: Kisah Haru Akad Nikah Tahanan Narkoba di Polres Pringsewu
-
Tak Terima Ditagih Utang, Kakak Beradik di Pringsewu Kompak Aniaya Korban
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah
-
Tak Harus Daur Ulang, Merawat Barang Juga Bentuk Gaya Hidup Less Waste