Selebtek.suara.com – Tragedi Kanjuruhan sampai saat ini masih menjadi pemberitaan di dalam negeri. Lebih dari ratusan orang meninggal dan ratusan lainnya luka-luka.
Insiden ini terjadi ketika pertandingan Arema FC melawan Persebaya usai. Saat itu, seorang Aremania masuk ke dalam lapangan dan mendekati pemain Arema.
Satu persatu fans juga turut memasuki lapangan hingga keadaan tak terkendali.
Tak hanya penggemar, publik juga menyoroti penembakan gas air mata yang dilakukan oknum kepolisian. Penembakan gas air mata ini dianggap menyalahi aturan.
Akibatnya, banyak penonton yang meninggal karena sesak nafas dan berdesak-desakkan ketika meninggalkan area stadion.
Atas kejadian ini, Polresta Malang merasa bersalah dan meminta ampun dengan cara melakukan sujud massal. Hal ini diunggah dalam akun Instagram @polrestamalangkotaofficial.
“Kami bersujud dan bersimpuh memohon ampunan-Mu Ya Rabb, menghaturkan maaf kepada korban dan keluarganya serta seluruh aremania aremanita, seraya memanjatkan doa agar situasi kamtibmas kembali kondusif, kabulkan doa kami ya Rabb.....,” tulis keterangan dalam video tersebut.
Unggahan ini mendapat banyak tanggapan dari warganet. Ada yang mengatakan walaupun sudah meminta maaf namun nyawa korban tidak akan kembali. Ada pula yang memberikan tanggapan positif polri karena berani meminta maaf. Namun warga tetap meminta polri untuk menyelesaikan kasus ini secara tuntas.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Dianggap Tak Lazim, Wamenkop Buka Alasan Kopdes Merah Putih Dibangun di Gunung hingga Dekat TPA
-
Sudaryono Jawab Soal Bisulan Karena Telur: Saya Sengaja Pancing Ahli Gizi!
-
Rutinitas Skincare Kini Makin Simpel, Pemilik Kulit Sensitif Mulai Utamakan Pelembap yang Praktis
-
Vietnam Unggul 1-0 Atas Kamboja, Timnas Indonesia Masih Tanpa Gol, Garuda di Ujung Tanduk
-
Istana Akui Presiden Prabowo Pertimbangkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI
-
Misteri 2 Orang Bermasker Tinggalkan TKP Penemuan Jenazah Bos Konter HP Ambarawa
-
Rekam Jejak Aneh Wasit Oman Khalfan Al-Amouri Laga Singapura vs Timnas Indonesia
-
CIMB Niaga Gandeng Ajaib, Permudah Nasabah Investasi Saham
-
Ada Dugaan Praktik Curang di Sektor Pangan, Bikin Rugi Rp100 Triliun
-
Bisnis Karet BUMN Berubah Total, Kini Andalkan Riset dan Nilai Tambah