Selebtek.suara.com – Tragedi Kanjuruhan sampai saat ini masih menjadi pemberitaan di dalam negeri. Lebih dari ratusan orang meninggal dan ratusan lainnya luka-luka.
Insiden ini terjadi ketika pertandingan Arema FC melawan Persebaya usai. Saat itu, seorang Aremania masuk ke dalam lapangan dan mendekati pemain Arema.
Satu persatu fans juga turut memasuki lapangan hingga keadaan tak terkendali.
Tak hanya penggemar, publik juga menyoroti penembakan gas air mata yang dilakukan oknum kepolisian. Penembakan gas air mata ini dianggap menyalahi aturan.
Akibatnya, banyak penonton yang meninggal karena sesak nafas dan berdesak-desakkan ketika meninggalkan area stadion.
Atas kejadian ini, Polresta Malang merasa bersalah dan meminta ampun dengan cara melakukan sujud massal. Hal ini diunggah dalam akun Instagram @polrestamalangkotaofficial.
“Kami bersujud dan bersimpuh memohon ampunan-Mu Ya Rabb, menghaturkan maaf kepada korban dan keluarganya serta seluruh aremania aremanita, seraya memanjatkan doa agar situasi kamtibmas kembali kondusif, kabulkan doa kami ya Rabb.....,” tulis keterangan dalam video tersebut.
Unggahan ini mendapat banyak tanggapan dari warganet. Ada yang mengatakan walaupun sudah meminta maaf namun nyawa korban tidak akan kembali. Ada pula yang memberikan tanggapan positif polri karena berani meminta maaf. Namun warga tetap meminta polri untuk menyelesaikan kasus ini secara tuntas.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Kado HUT Jakarta ke-499, Stasiun KRL JIS Resmi Beroperasi!
-
Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya
-
Mati Lampu, Makanan Tahan Berapa Lama di Kulkas? Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tetap Awet
-
Langkah Tak Biasa Kapolri Listyo, Ziarah ke Makam Gus Dur hingga Soeharto Jadi Sorotan
-
Pemeriksaan Perdana Kasus Korupsi Tunjangan DPRD, Wabup Indramayu Syaefudin Diperiksa Kejati Jabar
-
Resmi! Persija Jakarta Kerja Sama dengan Adidas untuk Arungi Musim 2026/2027
-
Mencekam! Detik-detik BMW Listrik Diamuk Warga di Jakbar, Nekat Tancap Gas Meski Dihadang Barrier
-
Bos Toyota Akui Miliki Terlalu Banyak Model yang Bikin Bingung Konsumen