/
Senin, 10 Oktober 2022 | 20:13 WIB
Polresta Malang Kota Lakukan Aksi Sujud

Selebtek.suara.com – Tragedi Kanjuruhan sampai saat ini masih menjadi pemberitaan di dalam negeri. Lebih dari ratusan orang meninggal dan ratusan lainnya luka-luka.

Insiden ini terjadi ketika pertandingan Arema FC melawan Persebaya usai. Saat itu, seorang Aremania masuk ke dalam lapangan dan mendekati pemain Arema.

Satu persatu fans juga turut memasuki lapangan hingga keadaan tak terkendali.

Tak hanya penggemar, publik juga menyoroti penembakan gas air mata yang dilakukan oknum kepolisian. Penembakan gas air mata ini dianggap menyalahi aturan.

Akibatnya, banyak penonton yang meninggal karena sesak nafas dan berdesak-desakkan ketika meninggalkan area stadion.

Atas kejadian ini, Polresta Malang merasa bersalah dan meminta ampun dengan cara melakukan sujud massal. Hal ini diunggah dalam akun Instagram @polrestamalangkotaofficial.

“Kami bersujud dan bersimpuh memohon ampunan-Mu Ya Rabb, menghaturkan maaf kepada korban dan keluarganya serta seluruh aremania aremanita, seraya memanjatkan doa agar situasi kamtibmas kembali kondusif, kabulkan doa kami ya Rabb.....,” tulis keterangan dalam video tersebut.

Unggahan ini mendapat banyak tanggapan dari warganet. Ada yang mengatakan walaupun sudah meminta maaf namun nyawa korban tidak akan kembali. Ada pula yang memberikan tanggapan positif polri karena berani meminta maaf. Namun warga tetap meminta polri untuk menyelesaikan kasus ini secara tuntas.(*)

Baca Juga: Profile Dokter Tifa dan Sederet Kontroversinya dari Ragukan Skripsi Jokowi hingga Suruh Anak Anies Pakai Hijab

Load More