Selebtek.suara.com - Sempat tak terpikirkan bagi Putri Lenggo Geni (65) tahun untuk memiliki sekolah di masa pensiunnya. Namun, ternyata takdir mengarahkan dia dan suami Doddy Surachman mendirikan sekolah formal berbentuk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat atau kerap dikenal dengan PKBM.
Bernama Madrasah Ahlakul Qurani (MAQ) Al Uswah, sekolah ini didirikan olehnya dan suami Doddy Surachman setelah tawaran pengambil-alihan gedung rekan kerjanya dulu saat menjadi birokrat di lingkungan Aparat Sipil Negara (ASN).
“Saya sebenarnya tidak memiliki keinginan untuk mempunyai sebuah sekolah. Namun, ketika memasuki
masa pensiun, saya ditawarkan mengambil alih gedung beserta sekolahnya oleh rekan kerja di kantor,” ungkap Putri.
Tentu saja, mendirikan sekolah bukanlah hal mudah. Salah satu tantangan ialah minimnya jumlah tenaga pengajar siap pakai. Begitu pula dengan transisi serta budaya mengajar guru-guru yang sebagian besar berlatar belakang sebagai ustad dan ustadzah.
Dukungan tepat dari keluarga, terutama ibunya, dalam menjalankan bisnis membuat Putri kuat menghadapi berbagai tantangan. Ditambah lagi dengan pengalamannya sebagai Head of Training and Education Center di Perum BULOG juga menjadi bekalnya dalam merintis bisnis di sektor pendidikan.
“Sebelum pensiun, saya dipercaya memimpin Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) di kantor. Di situlah saya mulai mengenal dunia pendidikan,” tuturnya.
Awalnya, nenek 4 cucu merintis Madrasah Ahlakul Qurani Al Uswah dengan terlebih dahulu mendirikan Yayasan Nur Rachmand. Kemudian, barulah mendirikan sekolah.
Pendirian MAQ diawali dengan ide membentuk Taman Pendidikan Al Quran (TPA). Dalam perkembangannya, Putri menilai TPA kurang efektif mendidik anak-anak dalam mempelajari dan mengamalkan nilai-nilai yang diajarkan Al Quran secara berkelanjutan.
Setelah melakukan sejumlah riset dan mengikuti berbagai pelatihan pendidikan, Putri menyadari kebutuhan anak usia dini perlu lebih dititikberatkan pada ajaran agama ketimbang hanya melalui
pendidikan dasar bersifat formal.
“Jadi akhirnya saya mendirikan MAQ Al Uswah dengan harapan anak-anak usia dini terlebih dahulu mengenal dan lebih dekat dengan kitab sucinya, yakni Al Quran. Sebab, tanpa kita sadari, semua ilmu yang ada saat ini bersumber dari Al Quran, sehingga ini menjadi bekal fondasi awal anak-anak dalam menjalani kehidupan mereka di masa akan datang,” paparnya.
Putri menjelaskan bahwa kurikulum di MAQ Al Uswah telah dikembangkan sedemikian rupa sehingga para murid dapat bersaing dengan murid lain kelak saat mereka lulus. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta