Selebtek.suara.com - Kejadian ini terjadi pada seorang pria bernama Tarrare yang lahir di Lyon, Perancis pada tahun 1772. Ia mempunyai kelainan yaitu tidak pernah kenyang walaupun sudah menyantap banyak makanan.
Saking banyaknya makan, ia bahkan pernah memakan daging lembu yang beratnya sama dengan berat badannya sendiri. Lama kelamaan, keluarga Tarrare sudah tidak sanggup lagi memberinya makan sehingga memutuskan untuk mengusirnya dari rumah.
Tarrare tidak mempunyai tempat tinggal lagi, ia lalu hidup di jalanan. Namun suatu ketika, ia memilih bergabung dalam Pasukan Revolusi Perancis agar bisa tetap makan.
Keinginannya pun terwujud, ia makan dengan sangat banyak ketika menjadi anggota Pasukan Revolusi Perancis. Dikabarkan ia diberi makan lebih banyak dibanding anggota lain. Namun tetap saja ia tidak pernah kenyang.
Bahkan pernah suatu ketika, ia masih melahap makanan walaupun ia sudah lelah untuk mengunyah makanan.
Kebiasaan anehnya ini membuatnya dibawa ke laboratorium rumah sakit untuk dijadikan bahan penelitian. Di sana, ia diberikan berbagai macam binatang yang tidak seharusnya dimakan seperti ular, tikus, kadal, anak anjing dan kucing. Bukannya menolak, Tarrare justru memakan itu semua. Ia juga pernah melahap belut mentah tanpa dikunyah.
Karena kerakusannya ini pula, Tarrare pernah dituduh melenyapkan seorang bayi di rumah sakit. Walaupun tidak ada bukti bahwa Tarrare melenyapkan bayi itu, ia tetap diusir dari laboratorium rumah sakit tempat ia menjadi objek penelitian.
Tarrare kembali hidup menggelandang. Saat itulah ia diketahui memakan binatang-binatang yang tidak seharusnya dimakan. Yang lebih mengerikan, Tarrare juga dikabarkan pernah memakan mayat.
Suatu hari, Tarrare menderita sakit dan pergi ke mendatangi seorang dokter di Prancis. Kepada dokter itu, Tarrare mengaku pernah memakan dua buah garpu emas sekitar dua tahun lalu.
Baca Juga: 5 Habit Produktif yang Wajib Kamu Lakukan Setiap Hari, Mulai Sekarang Juga!
Tak lama setelah itu, Tarrare meninggal dunia karena TBC dan diare yang parah. Tubuhnya membusuk dengan cepat dan juga dipenuhi nanah. Karena itulah tidak ada rumah sakit di Prancis yang mengambil jasad Tarrare.
Namun seorang dokter otopsi sangat penasaran dengan jasad Tarrare. Ia pun bersedia mengambil jasad Tarrare dan melakukan otopsi.
Setelah melakukan otopsi, dokter sangat terkejut karena organ dalam Tarrare berukuran sangat besar. Mulai dari tenggorokan, rahang bawah, hati bahkan empedunya. Dokter juga menyebutkan bahwa lambung Tarrare sangat besar dan dipenuhi luka-luka.
Namun yang membuat heran yaitu garpu yang ditelan oleh Tarrare tidak ditemukan hingga otopsi selesai dilakukan.
Walaupun memiliki kebiasaan makan yang sangat banyak, Tarrare bisa dikatakan memiliki ukuran tubuh yang normal. Ketika umur 17 tahun, ia hanya memiliki berat 45 kg.
Degan kebiasaan makan yang tidak normal dan badannya yang dikatakan normal ini, banyak yang mengira ia mengalami gangguan jiwa. Tarrare digambarkan sebagai seorang laki-laki yang memiliki rambut pirang yang lurus.
Sampai saat ini, tidak diketahui apakah Tarrare adalah merupakan nama asli atau hanya nama panggilan.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian