Selebtek.suara.com - Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau akrab disapa Kak Seto buka suara usai fakta soal anak bungsu Ferdy Sambo dan Putri Candrawati terbongkar.
Dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, terkuak bahwa balita berusia 1,5 tahun itu ternyata bukanlah anak kandung Ferdy Sambo dan Putri Candrawati, melainkan anak adopsi.
Kak Seto mengaku dirinya tidak mengetahui bahwa balita yang ia perjuangkan bukanlah anak kandung Sambo dan Putri.
“Saya memang tidak mengetahui hal tersebut jika anak bontot Putri ternyata bukan anak kandung" ujar Kak Seto, dikutip dari YouTube AR Media, Jumat (4/11/2022).
Fakta soal anak bungsu Ferdy Sambo ini dibongkar oleh salah satu ajudan Putri Candrawathi, Daden saat persidangan lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J pada Senin (31/10/2022) lalu.
Daden menyebut anak terakhir Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi merupakan anak angkat atau anak adopsi.
Kesaksian ini berbeda dengan keterangan yang diberikan ART Ferdy Sambo, Susi dalam BAP. Ia menyebut balita berinisial A itu adalah anak kandung Putri.
Namun, setelah dicecar oleh hakim, Putri pun mencabut BAP nya dan mengakui bahwa balita tersebut adalah hasil adopsi.
Anak tersebut sempat dijadikan alasan oleh Putri Candrawathi agar bisa menolak penahanan polisi usai dirinya ditetapkan sebagai tersangka. Permintaan ini dikabulkan oleh Bareskrim Polri.
Baca Juga: Ciuman Sama Angga Yunanda, Tubuh Putri Marino Bereaksi kayak Gini..
Kak Seto ikut terseret kasus Ferdy Sambo karena menjadi orang yang gigih melindungi anak-anak Putri Candrawathi. Ia mengajukan ke Bareskrim agar anak-anak Ferdi Sambo dan Putri Candrawathi mendapatkan perlindungan.
Langkahnya menuai hujatan publik karena dinilai hanya memperjuangkan orang-orang yang berduit, sementara banyak perempuan lain yang harus mendekam di penjara meski memiliki balita.(*)
Sumber: YouTube AR Media
Berita Terkait
-
Netizen Sebut Putri Candrawathi Nempel-nempel ke Pengacaranya: Dilihatin Pak Sambo
-
Terkuak! Ayah Biologis Anak Putri Candrawathi Ternyata Kuat Ma'ruf, Benarkah?
-
Emosi, Jaksa Minta Hakim Tetapkan ART Kodir Jadi Tersangka: Saksi Ini Sudah Berbelit-belit dan Berbohong
-
Ibu Brigadir J Nangis saat Putri Candrawathi Minta Maaf, Tapi...
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil