/
Jum'at, 04 November 2022 | 17:18 WIB
Kak Seto (YouTube KOMPASTV)

Selebtek.suara.com - Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau akrab disapa Kak Seto buka suara usai fakta soal anak bungsu Ferdy Sambo dan Putri Candrawati terbongkar.

Dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, terkuak bahwa balita berusia 1,5 tahun itu ternyata bukanlah anak kandung Ferdy Sambo dan Putri Candrawati, melainkan anak adopsi.

Kak Seto mengaku dirinya tidak mengetahui bahwa balita yang ia perjuangkan bukanlah anak kandung Sambo dan Putri.

“Saya memang tidak mengetahui hal tersebut jika anak bontot Putri ternyata bukan anak kandung" ujar Kak Seto, dikutip dari YouTube AR Media, Jumat (4/11/2022).

Fakta soal anak bungsu Ferdy Sambo ini dibongkar oleh salah satu ajudan Putri Candrawathi, Daden saat persidangan lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J pada Senin (31/10/2022) lalu.

Daden menyebut anak terakhir Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi merupakan anak angkat atau anak adopsi.

Kesaksian ini berbeda dengan keterangan yang diberikan ART Ferdy Sambo, Susi dalam BAP. Ia menyebut balita berinisial A itu adalah anak kandung Putri.

Namun, setelah dicecar oleh hakim, Putri pun mencabut BAP nya dan mengakui bahwa balita tersebut adalah hasil adopsi.

Anak tersebut sempat dijadikan alasan oleh Putri Candrawathi agar bisa menolak penahanan polisi usai dirinya ditetapkan sebagai tersangka. Permintaan ini dikabulkan oleh Bareskrim Polri.

Baca Juga: Ciuman Sama Angga Yunanda, Tubuh Putri Marino Bereaksi kayak Gini..

Kak Seto ikut terseret kasus Ferdy Sambo karena menjadi orang yang gigih melindungi anak-anak Putri Candrawathi. Ia mengajukan ke Bareskrim agar anak-anak Ferdi Sambo dan Putri Candrawathi mendapatkan perlindungan.

Langkahnya menuai hujatan publik karena dinilai hanya memperjuangkan orang-orang yang berduit, sementara banyak perempuan lain yang harus mendekam di penjara meski memiliki balita.(*)

Sumber: YouTube AR Media

Load More