/
Jum'at, 04 November 2022 | 14:21 WIB
Ibu Brigadir J, Rosti Simanjuntak, mengungkap perilaku Brigjen Pol Hendra Kurniawan dan rombongan saat mengunjungi rumah keluarga almarhum di Jambi. (YouTube/KOMPASTV)

Selebtek.suara.com - Sidang kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J masih menjadi sorotan publik. Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi pun sempat dipertemukan oleh orangtua korban.

Saat itu, Putri sempat mengucapkan permintaan maafnya ke orangtua Brigadir J. Di sana ia mengatakan sebenarnya, ia dan suami tak ingin peristiwa pembunuhan tersebut terjadi di keluarganya.

"Saya dan bapak Ferdy Sambo tidak sedetikpun menginginkan kejadian seperti ini terjadi dalam kehidupan keluarga kami, yang membawa duka dan luka yang dalam di hati saya dan keluarga," katanya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2022).

Putri mengaku jika dirinya merasakan sakitnya orangtua Brigadir J mengetahui kematian anaknya. "Saya juga sebagai seorang ibu ikut merasakan sebagaimana duka yang dalam di hati ibu sebagai ibunda dari Yosua telah mengalami kehilangan seorang anak," imbuhnya.

Permintaan maaf Putri Candrawathi pun membuat sang ibu Brigadir J yakni Rosti Simanjuntak menangis. Namun ia mengaku tangisannya bukan karena permintaan maaf Putri melainkan nasib yang menimpa anaknya.

"Saya menangis bukan karena permintaan maafnya atau dengan mimik wajahnya yang dia buat, sesendu apa pun itu saya bukan manangis karena itu," kata Rosti Simanjuntak dalam wawancara di stasiun tv nasional.

"Saya [menangis] mengenang betapa sakitnya, betapa sadisnya anakku di depan seorang perempuan yang telah melahirkan anak tidak ada hati nuraninya sedikit pun enggak bergeming sedikit pun melihat peristiwa yang sangat sadis dan biadab ini," imbuhnya.

Ia juga mempermasalahkan Putri yang meminta maaf sambil membaca teks. Menurutnya hal itu membuktikan jika Putri tidak tulus.

"Itu membuat contoh tak baik jadi saya lihat si Putri itu memang dia dasar perempuan pembohong yang biasa mungkin diterapkan di kehidupannya, pembohong dan pembohong, kebohongan pada pembunuhan anak saya," ucapnya. (*)

Baca Juga: Konser NCT 127 di ICE BSD Tangerang Dapat Teror Bom

Load More