Selebtek.suara.com - Banyak penggemar sangat antusias dengan upacara penghargaan akhir tahun ini di industri K-pop, karena ini adalah acara tatap muka atau offline pertama yang akan diadakan sejak COVID-19.
Dengan pencabutan pembatasan perjalanan dan mandat penggunaan masker yang menjadi lebih longgar, penggemar K-pop dari seluruh dunia - terutama yang ada di Korea Selatan - sangat antusias untuk menghadiri acara ini.
Sayangnya, banyak upacara penghargaan besar telah dijadwalkan berlangsung di luar negeri, membawa kekecewaan bagi para penggemar di Korea.
Pada 14 November, diumumkan bahwa Golden Disc Awards ke-37 akan berlangsung di Stadion Nasional Rajamangala di Bangkok, Thailand, pada 7 Januari 2023.
Dengan berita bahwa sudah ada tiga acara penghargaan K-pop utama yang dijadwalkan berlangsung di luar negeri, penggemar Korea berkumpul untuk berbagi kekecewaan mereka. Mereka berkomentar:
"Ya ampun, itu di Bangkok,"
"Kenapa mereka tidak bisa mengadakannya di Korea,"
"Tolong adakan acara ini di Korea,"
"Apakah mereka biasanya mengadakannya di luar negeri?"
Baca Juga: BTS Raih Penghargaan Biggest Fan di MTV Europe Music Awards Selama Lima Tahun Berturut-turut
"Mengapa mereka tidak mengadakan acara ini di Korea?"
"Bangkok? Tiba-tiba?"
"Saya bisa mengerti MAMA berada di luar negeri, tapi mengapa Golden Disc Awards?"
"Jika acara penghargaan untuk K-pop seharusnya di Korea,"
"Sejauh yang saya tahu, itu Korea-pop, mengapa mereka terus mengadakan acara ini di luar Korea?"
"Kurasa mereka mengadakan semua acara penghargaan di luar negeri,"
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026