/
Kamis, 17 November 2022 | 17:16 WIB
Suara.com/M Yasir

Selebtek.suara.com - Pengacara Brigadir J, Martin Lukas Simanjutkan mendesak pihak hakim untuk mencari tahu kepribadian Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Menurutnya, kepribadian keduanya harus dipertanyakan.

"Di dalam sistem peradilan pidana kita, tidak ada urusan untuk menggali profil dari korban. Yang digali profilnya adalah pelaku, apakah misalkan memiliki permasalahan dengan kejiwaan atau temperamen dia," kata Martin dalam program Sapa Indonesia Pagi, Senin (14/11/2022).

Desakan ini muncul setelah Martin menaruh curiga tentang kehidupan Sambu dan Putri. Ia bingung mengapa mantan Kadiv Propam itu menempatkan sejumlah ajudan pria untuk mengawal istrinya.

"Lalu Putri, yang katanya gayanya hedon sekali dan suka banyak 'arisan-arisan', saya nggak tahu, karena saya pernah mendengar ada tulisan 'arisan brondong', (tapi) saya tidak tahu apakah Putri terlibat juga atau tidak," tutur Martin.

Jika terbukti terlibat ikut arisan brondong yang ramai di kalangan sosialita, maka Putri harus dicek kejiwaannya. "Karena di rumah baik tapi di luar mungkin saja tidak baik," lanjutnya.

Dilansir dari Lifepal, dalam bahasa Inggris, arisan merujuk pada social gathering atau kegiatan berkumpul. Namun dalam budaya di Indonesia, arisan memiliki makna lebih dari itu.

Biasanya, kegiatan ini adalah metode mengumpulkan uang dari sejumlah peserta, lalu diundi. Nama yang keluar lebih dulu mendapat hak pertama memanfaatkan uang tersebut.

Namun, selain arisan uang, belakangan arisan melebar dalam bentuk lain, termasuk arisan brondong. Bahkan fenomena ini sempat dijadikan sebuah film berjudul sama.

Dalam film tersebut digambarkan sekelompok perempuan kaya menggoda sekelompok remaja muda dengan bayaran untuk layanan seksual.

Baca Juga: Usung Kena Jazz-e, Tetep Bening Banyune, Ngayogjazz 2022 Bakal Hadirkan Kompilasi Beragam Komunitas

Para perempuan kaya tersebut memulai kegiatan seksual itu dengan sebuah undian bentuk arisan. Dalam arisan mereka, mereka memasukkan uang yang dikumpulkan untuk membayar pria muda (brondong) agar mau melakukan aktivitas seks. (*)

Load More