Selebtek.suara.com – Lagi, Pinkan Mambo menuai kontroversi setelah mengatakan Raffi Ahmad sebagai sampah. Sebelumnya, ia juga sempat mengancam Maia Estianty dan akan membongkar semua keburukannya.
Kini, seolah tak terima dengan gelar Raffi Ahmad yang sering disebut sultan, Pinkan mengaku pantas diberikan gelar diatas sultan karena mengaku memiliki kekayaan diatas Raffi Ahmad.
“Kalau Raffi Ahmad dibilang sultan, berarti gua udah lebih dari sultan. Soalnya gua kaya banget sih,” kata Pinkan.
Dengan kekayaannya itu, Pinkan mengaku bisa mempekerjakan karyawan dan memberikan semua karyawannya BMW walaupun baru 1 bulan bekerja. Ia juga mengajak orang-orang yang belum mendapat pekerjaan untuk bekerja di perusahaannya.
“Mari temen-temen yang butuh kerjaan, sini. Kerja ama Pinkan sebulan doang udah punya BMW,” ujar Pinkan.
Menurut Pinkan, kekayaannya ini didapat dari 50 perusahaannya yang akan bercabang setiap 6 bulan sekali. Saking kayanya, Pinkan menyebut omset 50 miliar sebulan sebagai receh.
Selain punya 50 perusahaan, Pinkan mengaku kekayaannya ini didapat sedari lahir. Ia mengaku sudah terlahir dari keluarga ningrat dengan gelar Raden Roro Pinkan Mambo.
Kekayaan yang dimilikinya membuat Pinkan gemar berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan. Pinkan mengaku telah mempekerjakan ribuan orang dan memberikan mereka mobil BMW.
Walaupun sangat kaya, diketahui pada tahun 2020 lalu Pinkan mengaku sempat berjualan pisang goreng untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Ia juga sempat diberitakan menjual barang-barang pribadi sekedar untuk menyambung hidup.(*)
Baca Juga: Video 46 Detik Anak Buahnya Diduga Mesum di Mapolsek Viral, Kapolres Bogor: Itu Lagi Sakit
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar