/
Rabu, 30 November 2022 | 09:09 WIB
Penyerang Timnas Amerika Serikat, Christian Pulisic (kanan) menggiring bola selama matchday ketiga Grup B Piala Dunia 2022 antara Iran vs Amerika Serikat di Stadion Al Thumama, Doha, Qatar. (Twitter)

Selebtek.suara.com - Perjumpaan timnas Iran vs Amerika Serikat pada matchday ketiga Grup B Piala Dunia 2022 yang cukup panas diwarnai kontroversi. Kontroversi itu terjadi di menit-menit akhir laga. 

Laga panas Iran vs AS berlangsung memanas sejak peluit dibunyikan wasit. Kedua tim saling adu taktik dan memeragakan permainan cepat dan keras sepanjang laga berlangsung. 

Namun pada laga ini, AS lebih mendominasi jalannya pertandingan. Kesempatan yang muncul tidak disia-siakan AS yang berujung gol tercipta pada menit ke-38 melalui Christian Pulisic. Pulisic memanfaatkan umpan Sergino Dest. Keunggulan 1-0 milik AS bertahan hingga jeda.

Lanjut di babak kedua, Iran mencoba tampil lebih agresif dan mampu meningkatkan intensitas serangan. Sederet peluang berbahaya terjadi namun tak ada gol yang tercipta.

Laga Iran vs AS (sumber: Dean Mouhtaropoulos/Getty)

Kesempatan Iran untuk menyamakan skor sebenarnya terjadi di masa injury time, tepatnya pada menit ke-90+2. Dalam peritiwa ini, Mahdi Taremi mengklaim timnya berhak mendapat penalti karena merasa dilanggar di kotak terlarang. Dalam tayangan ulang, terlihat Taremi nyaris berhasil menjangkau umpan di dalam kotak penalti, namun ia lebih dulu terjatuh karena mendapat tarikan dari Carter-Vickers.

Akibat hal itu, Taremi dan kawan-kawannnya melakukan protes dan meminta wasit meninjau ulang lewat tayangan VAR. Sayangnya wasit tak bergeming dan meminta pemain untuk terus melanjutkan pertandingan.

Hingga peluit panjang ditiup, skor tetap tidak berubah 1-0 milik AS. Hasil ini membuat Iran harus angkat koper dari Piala Dunia 2022. Sementara AS berhak melaju sebagai runner up mendampingi Inggris yang menyandang status sebagai juara Grup B.

Load More