Selebtek.suara.com - Organisasi masyarakat (Ormas) islam di DKI Jakarta membuat gerakan berupa pengumpulan dana yang sumbernya dari 50 persen infak Jumat tiap-tiap masjid di wilayah Jakarta.
Bukan tanpa tujuan, pengumpulan dana ini untuk membantu para korban bencana gempa di Cianjur, Jawa Barat.
Perihal kegiatan ini disampaikan langsung oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta Munahar Muchtar usai bertemu dengan Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. Hadir juga dalam pertemuan ini Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI, Syamsul Maarif dan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Makmun Al Ayyubi.
"Ada ide dari kawan-kawan untuk donasi (gempa) Cianjur, gabungan seluruh ormas yang ada di DKI Jakarta, semua ormas dari DMI, NU, Muhammadiyah, semua lah. Jadi menggabungkan donasi-donasi agar supaya dikumpulkan bersama," ujar Munahar, seperti dikutip suara.com.
Munahar menyatakan, rencana pengumpulan dana dari infak Jumat seluruh masjid di wilayah DKI tersebut sudah mendapat persetujuan dari Pj Gubernur DKI Heru Budi. Nantinya, akan dibagikan surat imbauan kepada masjid-masjid di Jakarta untuk menyetorkan 50 persen infaknya ke rekening perwakilan Ormas.
"Kami mengimbau kepada seluruh masjid-masjid yang ada di DKI Jakarta dalam dua jumat ini akan diupayakan untuk bisa menyisihkan 50 persen dari kotak amal untuk Cianjur. Itu maklumatnya sudah kami keluarkan, satu pintu, ada rekeningnya," terang Munahar.
Lebih lanjut Munahar menyampaikan, penyaluran 50 persen infak Jumat ini akan berlangsung dua kali dan setelah donasi terkumpul akan disampaikan ke Bupati Cianjur.
"Nanti Insyaallah akan dilepas dari Balai Kota ini. Jadi semua rombongan nanti, diiringi dengan ormas-ormas bantuan yang ada kami akan berangkat bersama-sama menyampaikan donasi langsung ke Cianjur, diterima oleh Bupati cianjur, juga ormas islam yang ada di Cianjur, sehingga ada kebersamaan," paparnya.
Baca Juga: Kondisi Terkini Tukul Arwana Usai Diserang Pendaraham Otak, Vega Ungkap Hal yang Sebenarnya
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Serve oleh XLOV: Ubah Ketidaksempurnaan Jadi Sisi Diri Terbaik
-
Viral Oknum Hakim Terima Suap Rp1 M, Uangnya Dipakai Buat Main Judol dan Bisnis Umrah
-
Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial
-
Cara Aktivasi BSB Mobile Terbaru 2026: Panduan Lengkap Tanpa Harus Antre di Kantor Cabang
-
Siapa Owner Hanania Travel yang Lakukan Penipuan Umrah?
-
Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi
-
Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat
-
Alternatif Bubble Wrap, Bisakah Honeycomb Paper Wrap Menyelamatkan Masa Depan Belanja Online?
-
Dibongkar Tasya Farasya, Produk Rp100 Ribuan Ini Mirip Foundation Estee Lauder
-
"Bara Sang Pengarang", Novel Fantasi Misteri Sarat Makna