/
Rabu, 07 Desember 2022 | 13:45 WIB
Lord Rangga Meninggal Dunia Jelang Tarung Tinju Lawan Vicky Prasetyo (YouTube PESULAP MERAH PRODUCTIONS)

Selebtek.suara.com - Kabar meninggalnya, Rangga Sasana alias Lord Rangga sangat mengagetkan publik. Mantan petinggi Sunda Empire itu menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Islam Mutiara Bunda, Brebes pada Rabu (7/12/2022).

Menurut informasi dari salah satu sumber terdekat, Ridwan, Lord Rangga meninggal karena mengalami kelelahan akibat padatnya aktivitas.

"Terlalu lelah karena padatnya aktivitas," kata Ridwan dalam pesannya, dikutip dari Suara.com, Rabu (7/12/2022).

Ketua Umum Persab Brebes, Heri Fitriansyah mengungkapkan, istri Lord Rangga mengatakan belakangan ini suaminya rajin berlatih tinju pada malam hari untuk persiapan tarung melawan Vicky Prasetyo.

"Baru-baru ini memaksakan latihan tinju buat persiapan acara tinju bareng Vicky Prasetyo," kata Heri.

Diketahui, Lord Rangga dijadwalkan bertanding tinju 3 lawan 1 bersama-sama Doddy Sudrajat, Razman Arif Nasution melawan Vicky Prasetyo dalam gelaran sportainment Ring Merah: Gladiator Boxing Show.

Sebelumnya ajang adu jotos tersebut akan digelar pada 19 November 2022. Namun karena ada temuan masalah kesehatan diantara para petinju acara tersebut harus diundur hingga 25 Februari 2023.

Melalui media sosialnya, Vicky Prasetyo pun menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Lord Rangga.

"Innalilahiwainnailaihirojiun. Selamat jalan sahabatku @lordranggaofficial. Senantiasa di berikan tempat terbaik disisi Allah SWT. Edi Raharjo (lord rangga ) bin alm Murwaf hadi wijaya Al-Fatihah," tulis Vicky Prasetyo.

Baca Juga: Nia Ramadhani 'Kabur' Syuting ke Makam Ayahnya: Kenapa Ya Curhat di Kuburan Bikin Tenang?

Lord Rangga sendiri merupakan sosok kontroversial karena pernah membuat heboh Tanah Air usai mendirikan kerajaan Sunda yaitu Sunda Empire.

Akibat perbuatannya tersebut, pria 55 tahun yang kerap berpenampilan khas dengan baretnya ini sempat mendekam di penjara.

Kerajaan Sunda yang didirikannya dianggap menyebarkan berita bohong dan menimbulkan keonaran.

Lord Rangga akhirnya dibebas pada 13 April 2021 setelah sekitar 6 bulan ditahan.(*)

Load More