Selebtek.suara.com - BPOM menjatuhkan sanksi kepada PT Rama Emerald Multi Sukses (PT REMS) yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur. Sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) cairan oral non- betalaktam milik PT Rama Emerald Multi Sukses (PT REMS) resmi di cabut oleh BPOM.
Sanksi di berikan karena hasil uji bahan baku Propilen Glikol yang digunakan dalam obat sirup PT REMS tersebut menunjukan kadar EG 33,46% dan DEG 5,94% yang melebihi ambang batas persyaratan cemaran EG/DEG (tidak lebih dari 0,1%) serta kadar EG dan/atau DEG dalam sirup obat 1,28-443,66 mg/ml yang melebihi ambang batas aman. Adapun batas aman asupan harian/tolerable daily intake (TDI) yang diperbolehkan yaitu 0,5 mg/kg berat badan/hari
Bersamaan dengan itu, BPOM mencabut seluruh izin edar produk sirup obat (32 produk) produksi PT Rama Emerald Multi Sukses (PT REMS). Sehingga 32 obat sirup produk PT Rama Emerald Multi Sukses (PT REMS) dilarang beredar.
BPOM juga memerintahkan PT REMS untuk menghentikan kegiatan produksi hingga menarik seluruh obat sirup dilarang itu di pasaran. Selain itu, BPOM juga meminta PT REMS memusnahkan semua persediaan (stock) obat sirup yang dilarang tersebut dengan disaksikan oleh petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM dengan membuat berita acara pemusnahan.
Berikut ini daftar 32 obat sirup PT REMS yang dicabut izin edarnya oleh BPOM dan dilarang beredar
1. Ambroxol JCI (Sirup, 1 botol 60 ml)
2. Antasida DOEN (Suspensi, 1 botol 60 ml)
3. Broxolic (Sirup, 1 botol 60 ml)
4. Calortusin (Sirup, 1 botol 60 ml)
Baca Juga: Daftar 126 Obat Sirup yang Aman Digunakan Berdasarkan Rekomendasi BPOM RI
5. Calortusin PE (Sirup, 1 botol 60 ml)
6. Cetirizine Hydrochloride (Drops, 1 botol 10 ml)
7. Cetirizine Hydrochloride (Sirup, 1 botol 60 ml)
8. Cetirizine (Drops, 1 botol 10 ml)
9. Cetirizine (Sirup, 1 botol 60 ml)
10. Cotrimoxazole (Suspensi, 1 botol 60 ml)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi