Selebtek.suara.com - Kolesterol atau zat lemak membuat banyak orang panik. Bahkan, mendengar kata kolesterol saja banyak orang yang parno alias takut akan efek negatif yang bisa terjadi pada tubuh.
Banyak yang beranggapan bahwa kolesterol menjadi biang keladi sejumlah penyakit serius pada tubuh dan salah satunya adalah stroke dan jantung.
Benarkah kolesterol sedemikian jahatnya hingga harus ditiadakan dari tubuh? Yuk simak fakta menarik berikut tentang kolesterol yang dikutip dari berbagai sumber.
Ada dua jenis kolesterol, yaitu high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol "baik" dan low-density lipoprotein (LDL) alias kolesterol "jahat".
Kolesterol jahat dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri, karena itulah sering dianggap sebagai faktor risiko utama serangan jantung, penyakit jantung, atau stroke. Sehingga, diperlukan pengobatan atau perubahan gaya hidup untuk menurunkan kadar kolesterol LDL dalam tubuh.
Faktar pertama, Lemak tak jenuh dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap rendah.
Lemak tak jenuh terbagi menjadi dua, yakni lemak tak jenuh tunggal (seperti kacang-kacangan dan minyak zaitun) dan lemak tak jenuh ganda (seperti ikan dan minyak canola).
Fakta kedua, obat penurun kolesterol bermanfaat bagi jantung. Menurut tinjauan Johns Hopkins University terhadap studi yang melibatkan lebih dari 150.000 peserta menemukan, risiko obat statin (obat penurun kolesterol) seperti gangguan memori dan diabetes sangat rendah.
Sebaliknya, potensi manfaat obat untuk kesehatan kardiovaskular sangat tinggi.
Baca Juga: DPR Tantang Mahfud MD Buka-bukaan Soal Aparat yang Membekingi Tambang di Ratas dengan Presiden
Berikutnya, fakta ketiga, kolesterol tinggi bisa diatasi secara efektif. Perihal ini, dokter dapat melihat risiko penyakit kardiovaskular pasien berdasarkan kadar kolesterol LDL di dalam tubuh pasien.
Pasien dan dokter bisa mencoba pendekatan yang sesuai kebutuhan untuk mengatasi kolesterol tinggi, yang terdiri atas perubahan gaya hidup, konsumsi obat-obatan, dan pengecekan rutin.
Keempat, tes pencitraan bisa mendeteksi dampak kolesterol pada risiko penyakit. Pemindaian kalsium arteri koroner menggunakan teknologi computerized tomography atau CT scan untuk mengungkap kalsium dan penumpukan plak di dinding arteri jantung.
Teknologi ini dapat mendeteksi adanya penyakit jantung sebelum menunjukkan gejala, sehingga dokter mampu mengatasi risiko penyakit pasien.
Fakta kelima, kadar kolesterol LDL adalah faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Pasien penderita penyakit jantung dengan kadar kolesterol LDL 70 mg/dl atau lebih tinggi perlu menjalani pengobatan untuk menurunkan kadar kolesterol.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
5 Rekomendasi Sepeda Gunung Rp700 Ribuan, Kokoh dan Tangguh di Segala Medan
-
Hasil Lengkap Piala FA: Elkan Baggott Cs Tumbang, Chelsea dan Liverpool Pesta Gol
-
Sinopsis Mad Concrete Dreams, Drakor Thriller yang Dibintangi Ha Jung Woo
-
Tasya Farasya Hadirkan Sentuhan Maroko di Koleksi Raya 2026 Bersama Minimal: Detailnya Memesona!
-
Cara Cek Desil dan Memperbaharui Data Manual Agar Dapat Bansos
-
Pep Guardiola Kritik Manchester City Meski Kalahkan Salford City
-
Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
-
Alasan Teh Sari Wangi 'Dijual' Unilever (UNVR) ke Grup Djarum
-
Meski Berat, Umuh Muchtar Optimis Persib Bandung Hajar Balik Ratchaburi FC di GBLA
-
Pertempuran Sengit, Inter Milan Bungkam Juventus 3-2 di Giuseppe Meazza