@s*yi6*8: "Hidup ini harus tahan mental kuat dan berani jika arah nya yg benar semoga sukses"
@o*yy2: "Mon maap nih yg dulu prank rafathar jg awalnya gigi sampe bikin nangis blm Ig bapaknye suka sekongkol sm baim billy buat prank rafathar"
@t*ashi*e: "siapa sih lu nyuruh nyuruh? gabakal dibaca juga"
@b*gj*0: "emang loe bpk emaknya...yang ortunya aja enjoy kog situ yg repot"
@a*an*a: "lahh baim & billy ngprank rafatar kan yg nyuruh2 bapak nya biar tranding"
@ti*ti.sr: "@a*an*a ya mereka sendiri yg mau org ngeprank uploadnya di chanel yt mereka, ditambah ortunya nggak enakan buat nolak."
@n*a.ci*r: "Lhaa yang nyuruh nge-prank malah mama gigi sndiri, klo rafathar anak om baim...Ingat g dulu ada prank gitu, malah baim sm paula g tau n malah disuruh mama gigi...Semoga pertemanan mrk langgeng bagai saudara"
Seperti diketahui, kakak Cipung yaitu Rafathar sempat dibully netizen karena dianggap tidak sopan pada Baim Wong, hingga membuat pengasuh Rafathar ikut angkat bicara.
Namun Baim juga kena bully karena dianggap acuh ketika Rafathar akhirnya dibully banyak orang karena sudah marah pada Baim di salah satu konten Rans Entertainment.
Baca Juga: Nadya Mantan Kaesang Asyik Berkuda, Netizen Malah Singgung Soal Move On
Saat itu Lala, pengasuh Rafathar memberi pembelaan karena tidak terima Rafathar dibully dan disebut tidak sopan hanya karena video yang dipotong. "Aku yang tahu Rafathar, aku yang tahu cara pak Raffi dan bu Gigi ngedidik Rafathar, Rafathar itu sangat dididik, apalagi dalam hal sopan santun," kata Lala dalam Instagram Story @shela_lala96.
"Anak kecil, enggak ngerti apa-apa, dia di situ posisinya itu pak Baim udah melakukan kesalahan berkali-kali," kata Lala lagi.
Akhirnya banyak netizen yang meminta agar Baim tidak lagi melakukan prank pada Rafathar, bahkan mereka membuat membuat hashtag #stopprankrafathar.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026