Selebtek.suara.com - Pelaku pembunuhan dan mutilasi M. Ecky Listiantho (34), terbilang keji dan biadab saat menghabisi nyawa korban Angela Hindriati Wahyuningsih (54). Rupanya Ecky lebih dulu menghabisi Angela sebelum akhirnya dimutilasi dengan sadis.
Polisi mengungkapkan, Angela, korban mutilasi di Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat tewas ditangan tersangka Ecky dengan cara dicekik. Setelah tak bernyawan, jasad Angela dibiarkan begitu saja selama dua pekan hingga membusuk.
"Pengakuan pelaku, (korban Angela tewas) karena cekikan di leher," kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Ressa Fiardy Marasabessy kepada awak media, Jumat (6/1/2023).
Kemudian membusuk karena didiamkan selama dua minggu, pelaku baru memutilasi jasad korban. Sadisnya lagi, menurut pengakuan Ecky ke polisi, ia memutilasi jasad korban dengan gergaji listrik.
"Setelah dua minggu, baru dimutilasi dengan gergaji listrik," kata Ressa.
Sebagai informasi, polisi menemukan jasad wanita korban mutilasi ini di sebuah kontrakan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Penemuan jasad itu bersamaan dengan penemuan Ecky yang dilaporkan hilang oleh keluarganya. Ecky dilaporkan hilang sejak pamit ke bank pada sejak 23 Desember 2022.
Polisi mendapatkan informasi bahwa Ecky berada di sebuah kontrakan di Kampung Buaran, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jabar. Polisi kemudian mendatangi rumah kontrakan itu pada Kamis (29/12/2022).
Bersamaan dengan ditemukannya Ecky yang dilaporkan hilang, polisi juga menemukan boks kontainer yang ternyata berisi jasad wanita yang telah dimutilasi. Saat itu juga, Ecky langsung diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis