Selebtek.suara.com - Perawatan kulit terus mengalami perubahan seiring kebutuhan dan tren yang terus berkembang. Terbaru, hadir picosure laser yang tersedia di Klinik Glafidsya Medika. Menurut dr. Reza Gladys, picosure laser merupakan teknologi yang sangat spesial dan prestige.
"Laser picosure ini harganya sekitar Rp4 miliar, bisa dibilang laser tercanggih dan laser termahal didunia, karena panjang gelombangnya dia khas sendiri, hasilnya bener-bener bagus tanpa melukai bagian kulit yang luar, dia meregenerasi bagian kulit yang dalam," ungkap pemilik Klinik Glafidsya Medika, dr Reza Gladys Dipl AAAM, dalam keterangan tertulisnya.
Lebih lanjut Reza menjelaskan, bahwa fungsi dari treatment picosure laser adalah untuk menghilangkan tanda lahir, menghilangkan flek, memudarkan bekas jerawat, mengecilkan pori-pori, mencerahkan, menjadikan wajah glowing, dan menghilangkan bekas-bekas luka yang ada ditubuh.
Tak hanya itu, picosure laser juga bisa memerahkan bibir, menghilangkan bagian-bagian hitam di daerah ketiak atau di daerah selangkangan.
Untuk informasi, picosure laser tersebut hanya ada beberapa di dunia, salah satunya di Klinik Glafidsya Medika Jakarta dan Bandung. Untuk perawatannya sendiri, Reza menjelaskan tergantung dari keluhan pasien, untuk mencerahkan atau menghilangkan flek, satu bulan sekali cukup.
Cara kerjanya, sama seperti laser pada umumnya, yakni laser diarahkan ke area bermasalah dan ke seluruh wajah. Namun hasilnya tentu berbeda dari laser biasa.
Sementara itu, untuk hasil yang maksimal, ada beberapa pantangan yang tidak boleh dilakukan dalam kurun waktu 2-3 hari paca perawatan. Yakni tidak boleh terpapar sinar matahari langsung, dan tidak boleh menggunakan makeup yang terlalu berlebihan (takut membersihkannya perih).
Untuk harga perawatannya sendiri tergantung dari jenis keluhan yang disampaikan pasein. Reza menjelaskan harganya dimulai dari Rp8 juta per treatment dan perbagian.
Sebelum perawatan, Klinik Glafidsya Medika juga menerapkan protokol kesehatan. Seperti pengecekan suhu tubuh, memakai masker, menjaga jarak dan sebagainya. Khusus untuk pasien, akan dikasih satu box yang berisi alat-alat untuk perawatan, dari mulai handuk, kimono, sprei, sandal hingga brush. Alat-alat tersebut seluruhnya baru, dan bisa dibawa pulang oleh pasien.
Baca Juga: Lukas Enembe Dirawat di RSPAD Pasca Ditangkap di Papua, Setelah Itu Ditahan KPK?
Baru-baru ini, Klinik Glafidsya Medika resmi mendapuk Lucinta Luna sebagai brand ambassador produk kecantikan Glafidsya Medika.
"Jadi kami ini kenal sudah lama. Setelah Luna bebas, kami tawarkan dia jadi brand ambassador kami, tentunya dengan harga yang lumayan tinggi,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
Terkini
-
Harga AION UT Alami Penyesuain di IIMS 2026, Lebih Murah Rp 45 Juta
-
Di Balik Rasa Secangkir Kopi
-
5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
-
Doxxing dan Kekerasan Digital yang Tak Tertangani
-
Intip 2 Rekomendasi Destinasi Wisata Alam di Tasikmalaya dan Subang, Cocok Buat Liburan Keluarga
-
Terancam Menepi di FIFA Series, Comeback Marselino ke Timnas Indonesia Bakal Semakin Molor
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas V Halaman 291: Uji Kompetensi Bilangan Cacah Sampai 1.000.000
-
Serum Retinol Bagusnya Dipakai dengan Moisturizer Apa? Ini 3 Rekomendasinya
-
Masyarakat Sipil Desak Kejaksaan Agung Mengusut Genosida di Palestina Lewat Yuridiksi Universal
-
Izin Impor BBM Shell Belum Terbit, ESDM: Masih Dievaluasi!