Selebtek.suara.com - Perilaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan Ferry Irawan terhadap Venna Melina rupanya sudah terjadi sejak lama. Namun Venna memilih untuk diam dan memendam rasa sakit yang dialaminya atas kelakuan sang suami. Apa alasannya?
Menurut pengakuan Venna, sebulan sebelum kejadian tanggal 8 Januari 2023 yang dilaporkannya ke polisi, Venna sebenarnya sudah menerima perlakuan kasar dari Ferry.
"Sebenarnya di 17 November itu ada kejadian di Medan, itu pertama kalinya aku merasakan, itu juga sama mengalami kekerasan," ungkap Venna dikutip dari YouTube Rumpi Trans tv.
Namun usai melakukan tindakan kekerasan, Ferry selalu minta maaf. Bukan itu saja, Ferry pun sampai mengucap janji.
"Karena dia selalu minta maaf sama aku, selalu meyakini bahwa ini tidak akan terulang lagi, demi Allah, demi Rasulullah," ujar Venna.
Selain alasan itu, rupanya Venna cukup bucin terhadap Ferry. Rasa cinta itulah yang berhasil meluluhkan hatinya untuk kemudian memaafkan perbuatan Ferry.
"Dan memang aku masih mencintai Ferry, jujur aku mencintai Ferry luar biasa," ucap Venna.
"Aku selalu berpikir 'masa sih dia udah demi Allah, demi Rasulullah, enggak bisa berubah,'" imbuhnya.
Namun lagi-lagi kekerasan itu kembali terjadi dan dialami Venna di rumah. Hanya saja Ferry selalu menutupinya dengan meninggikan volume suara televisi.
Baca Juga: Wulan Guritno Kisahkan Jadi Wanita Panggilan Kelas Atas, Foto Polos Tanpa Busana Disorot!
Venna kemudian mengatakan bahwa alasannya memendam semua perlakuan kasar Ferry padanya selama ini adalah karena rasa cintanya yang begitu besar.
"Karena saya mencintai Ferry karena kejujuran dia, saya mencintai Ferry karena hijrahnya," ungkap Venna.
"Saya mencintai Ferry karena dia berusaha untuk meyakini saya kita bisa mempunyai keluarga sakinah, mawaddah, warahmah, seperti impian aku sembilan tahun aku sendiri, yang aku pengin cuma itu," ucap Venna dengan suara bergetar sembari menangis.
Puncaknya, adalah insiden di Hotel Kediri, Jawa Timur. Di situlah Venna menutup pintu maaf untuk pria yang selama ini dicintainya. Bukan soal hidungnya yang patah saja, namun soal kebohongan Ferry yang membuat Venna enggan membuka pintu maaf.
Ferry bisa berbohong di depan petugas hotel dan polisi bahwa bukan dia yang melakukannya dan dia tidak tahu apa-apa, padahal jelas ada Venna berdiri di sana dengan hidung berdarah.
"Saya tadinya kalau dia mengakui, pasti saya maafin. Orang saya cinta kok. Kalau dia mengakui dari awal," ucap Venna.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Marc Klok Klarifikasi soal Ajakan Away, Tegaskan Hanya Bercanda
-
Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara
-
Luapkan Kekecewaan, Warga Bakar Rumah Terduga Bandar Narkoba di Rokan Hilir
-
Satgas PRR Salurkan Rp1,9 T Hadirkan Ruang Kelas Nyaman di Wilayah Terdampak
-
Dino Prizmic Singkirkan Idolanya, Novak Djokovic Gagal Melaju di Roma 2026
-
Welber Jardim Segera Gabung Timnas Indonesia U-19 untuk Piala AFF U-19 2026
-
Timnas Futsal Indonesia Melonjak ke Ranking 14 Dunia FIFA
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Viral Anggaran Sewa Laptop Rp349 Juta Dituding Pemborosan, Kemenag: Realisasinya Lebih Hemat
-
Paradigma Tough Love: Urgensi Disiplin Mamak Nur dalam Novel Burlian