Selebtek.suara.com - Kontrak BLACKPINK dengan YG Entertainment akan berakhir pada Agustus 2023, menimbulkan pertanyaan sekaligus kekhawatiran dari banyak penggemar apakah girl grup tersebut akan memilih untuk tetap bertahan di agensi.
Salah satu outlet media di Korea Sports World percaya bahwa peluang BLACKPINK untuk memperbarui kontrak sangat rendah, dan 4 alasan ini yang menyebabkan BLACKPINK kemungkinan besar akan meninggalkan YG
1. Pengenalan girl grup baru YG Entertainment
Pada 1 Januari 2023, YG Entertainment mengumumkan bahwa girl grup baru mereka, BABYMONSTER, akan memulai debutnya tahun ini.
Sejak saat itu, perusahaan telah merilis berbagai teaser dan trailer untuk mempromosikan BABYMONSTER
Mengenai hal ini, Sports World menunjukkan sebuah “tren” yang kebetulan akan terjadi di tahun perpanjangan kontrak YG.
Secara khusus, debut BLACKPINK dimulai pada tahun 2016, yang juga merupakan tahun ketika girl grup senior di YG Entertainment, 2NE1seharusnya memperbarui kontrak mereka. Namun YG tidak melanjutkan kontrak dengan 2NE1 dan malah hanya berfokus dengan girl grup baru, BLACKPINK.
Demikian pula, tahun debut BABYMONSTER jatuh ke periode yang sama dengan berakhirnya kontrak BLACKPINK. Oleh karena itu, kemungkinan besar YG Entertainment akan fokus pada girl grup baru ini, sementara BLACKPINK mungkin mengikuti langkah 2NE1 dengan keluar dari agensi.
2. Faktor usia
Baca Juga: 30 Anggota Boy Group Terpopuler Bulan Februari: Ada Cha Eun Woo, Jimin BTS dan Baekhyun EXO
Pasar idola K-pop saat ini semakin muda, dengan idola generasi ke-4 debut pada usia 13-14 tahun. Sementara itu usia rata-rata BLACKPINK adalah 26,3 tahun dengan Jisoo dan Lisa, masing-masing menjadi yang tertua dan termuda, yaitu berusia 28 dan 26 tahun pada tahun 2023 ini.
3. Karier individu yang prospektif
Sports World juga menulis bahwa semua anggota BLACKPINK memiliki popularitas individu dan karir solo yang solid. Jisoo, Jennie, Rosé atau Lisa saat ini adalah pemegang berbagai kontrak iklan bernilai tinggi serta duta merek global.
Jisoo dan Jennie juga tetap aktif berakting, memberi mereka lebih banyak kesempatan untuk bekerja di lapangan di masa depan.
4. BLACKPINK bisa mengikuti jejak senior mereka BIGBANG
Jalan yang bisa dilalui BLACKPINK sama dengan jalan yang dilalui BIGBANG sebelumnya. Meskipun tidak ada pembaruan kontrak di masa depan dapat menjadi hal yang menakutkan, penggemar dapat menantikan perilisan album yang tidak melibatkan aktivitas promosi dari para anggota.***
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul
-
Groundbreaking JLKT dan Peresmian Air Bersih, Khofifah Wujudkan Bromo Aman dan Berkelanjutan
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
-
Ketika Bernadya Rela Pakai Kacamata Demi Satu Orang: Review Jujur Lagu "Rabun Jauh"
-
Kelakuan Bejat Mahasiswa Untirta: Tak Hanya Rekam Dosen di Toilet, Pernah Beraksi di SPBU
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
-
Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran
-
Holding Ultra Mikro BRI Solidkan Sinergi, Perluas Akses dan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan
-
21 Kode Redeem FC Mobile, Prediksi Kompensasi Mewah EA Usai Insiden Bug Voucher
-
Grup Chat Mahasiswa FH UI Diduga Berisi Konten Pelecehan Seksual, Pihak Kampus Buka Suara