Selebtek.suara.com - Muhammadiyah telah menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1444 H jatuh pada Jumat (21/4/2023) esok hari.
Sementara itu, kepastian 1 Syawal 1444 H dari pemerintah masih menunggu sidang isbat yang digelar Kementrian Agama pada hari ini, Kamis (20/4/2023).
Pada hari Raya Idulfitri, selain ada momen silaturahmi dan bermaaf-maafan juga ada satu ibadah yang disunahkan untuk umat Muslim, yaitu salat Idulfitri.
Melansir laman NU Online, Salat Idulfitri merupakan ibadah sunah muakkadah (sangat dianjurkan). Salat ini dilakukan sebanyak dua rakaat yang dilaksanakan pada tanggal 1 Syawal mulai dari matahari terbit sampai masuk waktu salat dzuhur.
Berikut bacaan niat salat Idulfitri dan tata cara pelaksanaannya.
Bacaan Niat Salat Idulfitri
Salat Idulfitri dimulai dengan bacaan niat dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram.
Berikut ini lafadz niat salat Idulfitri bila seseorang menjadi imam:
Ushallî sunnatan li ‘îdil fithri rak’ataini imaman lillâhi ta’âlâ
Artinya: "Aku berniat melaksanakan salat sunnah Idulfitri dua rakaat sebagai imam karena Allah ta’ala."
Sementara, berikut ini lafadz niat salat Idulfitri sebagai makmum:
Ushallî sunnatan li ‘îdil fithri rak’ataini ma’mûman lillâhi ta’âlâ
Artinya: "Aku berniat melaksanakan salat sunnah Idulfitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah ta’ala."
Hukum pelafalan niat ini sunah. Yang wajib adalah ada maksud secara sadar dan sengaja dalam batin bahwa seseorang akan menunaikan shalat sunah Idul Fitri. Sebelumnya shalat dimulai tanpa adzan dan iqamah (karena tidak disunahkan), melainkan cukup dengan menyeru "ash-shalâtu jâmi‘ah".
Tata Cara Pelaksanaan Salat Idulfitri
Salat Idulfitri memiliki sedikit perbedaan dari salat sunnah lainnya. Perbedaannya yaitu terletak pada jumlah takbir yang dilaksanakan pada rakaat pertama dan kedua.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini tata cara pelaksanaan salat Idulfitri:
1. Salat Idulfitri dimulai dengan membaca niat dalam hati dan disunnahkan untuk melafalkannya dengan lisan.
2. Takbiratul Ihram
Setelah membaca doa iftitah, disunahkan melaksanakan takbir sebanyak tujuh kali. Di sela-sela takbir disunnahkan membaca lafadz berikut ini:
Allâhu akbar kabîran, wal amdulillâhi katsîran, wa subânallâhi bukratan wa ashîla.
Atau boleh juga dengan lafadz:
Subânallâhi wal amdulillâhi wa lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar
3. Membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek.
Kemudian ruku’, sujud, duduk di antara dua sujud, dan berdiri lagi untuk melanjutkan rakaat kedua.
4. Pada rakaat kedua, disunnahkan untuk melaksanakan takbir sebanyak lima kali dengan membaca bacaan yang sama di sela-sela seperti pada rakaat pertama.
5. Membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek. Setelah itu ruku’, sujud, dan dilanjutkan hingga salam.
6. Mendengarkan khutbah
Setelah salam, sebaiknya jangan langsung pulang karena akan ada khutbah Idulfitri yang akan disampaikan oleh khatib.(*)
Berita Terkait
-
Jelang Lebaran, Penjual Kue Kaleng Diserbu Pembeli
-
Cegah Penumpukan Kendaraan, Polres Cirebon Tambah Durasi Lampu Hijau Arah Jawa Lebih dari Satu Menit
-
Bagaikan Bumi dan Langit! Ferry Irawan Lebaran di Penjara, Venna Melinda Malah Nikmati Liburan ke Luar Negeri
-
Hari Lebaran Diprediksi Berbeda, Harus Ikut Siapa? Ini Kata Habib Jafar
-
5 Ide Masakan Lebaran, Cocok Disantap Bersama Keluarga
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana