Selebtek.suara.com - Sosok AKBP Achiruddin Hasibuan ternyata memiliki rekam jejak buruk. Dikenal temperamental, sosok perwira di Polda Sumatra Utara itu rupanya pernah menganiaya dan memukuli orang tua secara sadis.
Sosok AKBP Achiruddin Hasibuan menjadi sorotan usai video viral memperlihatkan dirinya membiarkan anaknya Aditya Hasibuan menganiaya secara brutal seorang mahasiswa bernama Ken Admiral.
Dalam rekaman video yang viral tampak Achiruddin sengaja membiarkan anaknya melakukan tindakan kekerasan. Bahkan ia terlihat memberikan instruksi agar sang anak menganiaya korban dan melarang beberapa orang yang ada di lokasi untuk melerai.
Dilansir dari akun Twitter @Mazzini_GSP, Achiruddin Hasibuan juga sempat mengancam akan mengambil senjata api di rumah.
Perwira Polda Sumut itu rupanya punya rekam jejak buruk. Selain melakukan pengancaman, ia diketahui pernah melakukan aksi kekerasan pada tahun 2017 silam.
Dilaporkan Metro Rakyat, Achiruddin pernah melakukan kekerasan terhadap orang tua, yakni seorang juru parkir bernama Najirman (64).
Najirman bercerita bahwa awalnya oknum perwira AH ini diarahkan olehnya untuk memarkirkan mobil di kawasan jalan Adam Malik tepatnya di rumah makan Steak and Shake.
Hal ini dilakukan Najirman karena letak parkir mobil milik perwira mantan kasat Narkoba Deli Serdang ini menyalahi, yakni memarkirkan mobilnya di areal perparkiran sepeda motor.
Lantaran merasa tersinggung dengan Najirman, Achiruddin yang kala itu masih berpangkat Kompol kembali menemui Najirman usai makan di rumah makan Steak and Shake itu. Ia langsung memarahi dan memaki Najirman.
Baca Juga: Diam-diam Boy William Sudah Nikahi Ayu Ting Ting, Benarkah? Yuk, Cek Faktanya
Tak cukup itu saja, Kompol AH kemudian melayangkan kakinya untuk menendang pria tua tersebut hingga jatuh tersungkur yang disaksikan oleh cucunya Zailani (14). Setelah melayangkan tendangan kaki, ia juga memberikan pukulan telak yang bersarang di wajah pria tua penjaga parkir di kawasan rumah makan itu.
Tak terima perbuatan semena-mena itu, Zailani mendampingi kakeknya kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Propam Polda Sumatera Utara. Zailani yang merupakan warga Jalan Yos Sudarso Lingkungan I kelurahan Glugur kecamatan Medan Barat, membuat laporan dan diterima langsung oleh Bripka Gomgom Tampubolon dengan nomor STTLP/329/IV2017/SPKT III.
sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Tom Clancy's Jack Ryan: Ghost War, Konspirasi Kelam di Balik Tabir Rahasia!
-
Banyak Rekan di Liverpool, Kapten Timnas Jepang Tak Sabar Ladeni Belanda
-
Daging Kurban yang Sudah Direbus Tahan Berapa Lama? Ini Tips Menyimpannya agar Awet
-
Tentara Israel Klaim Tewaskan Kepala Militer Hamas dalam Serangan di Gaza
-
Federico Valverde Buka Suara soal Ribut dengan Tchouameni: Saya Masih Belajar jadi Kapten
-
Tragedi Malam Takbiran: Tangan Hancur dan Pendengaran Hilang Akibat Ledakan Petasan di Jombang
-
Serang Warga Pakai Anak Panah, 10 Anggota Geng Motor di Maros Diringkus Polisi
-
Tantangan Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Meksiko Ingin Pecah Kutukan, AS dan Kanada Bidik Sejarah
-
Bukan Sekadar Simbol Ketakwaan, Kurban Menyimpan Banyak Hikmah Soal Kehidupan
-
Ambisi Samurai Biru di Piala Dunia 2026: Ingin Akhiri Kutukan 16 Besar