Selebtek.suara.com - Lucky Hakim klarifikasi usai beredar video ucapkan salam aneh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun Indramayu.
Dalam video tersebut, Lucky Hakim terlihat hadir dalam acara doa bersama saat perayaan 1 Suro yang dilaksanakan oleh ponpes Al Zaytun beberapa waktu lalu.
Awalnya wajah Lucky Hakim terlihat biasa-biasa saja sepanjang acara. Namun ketika pimpinan ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang mengajak hadirin untuk mengucapkan salam, ekspresinya sontak berubah.
"Saya mengajak saudara untuk mengucapkan salam yang tidak Assalamualaikum saja sambil kita bernyanyi," ujar Panji Gumilang yang berdiri di podium, dikutip Selebtek.suara.com dari video yang diunggah ulang oleh akun Instagram @ndorobei.official.
Lucky Hakim terlihat kebingungan saat Panji Gumilang meminta hadirin berdiri dan mulai menyanyikan salam yang berbunyi "Havenu Shalom Aleichem."
Ekspresi Lucky Hakim yang kebingungan lantas menjadi sorotan warganet dan viral di media sosial.
Pria 45 tahun itu akhirnya memberikan klarifikasi melalui kolom komentar di unggahan tersebut. Ia menjelaskan momen itu terjadi pada tahun lalu saat dirinya masih menjabat Wakil Bupati Indramayu.
"Itu tahun lalu waktu saya masih jadi kepala daerah di Indramayu dan diundang sebagai kepala daerah," kata Lucky Hakim.
Lucky Hakim menegaskan dirinya tidak tahu sam sekali terkait kurikulum maupun teknis pengajaran Ponpes Al Zaytun yang menuai kontroversi.
Baca Juga: 5 Manfaat Mengonsumsi Tempe, Salah Satu Makanan Vegan Terbaik di Dunia
"Di dalam pesantren ada tanah garapan pertanian modern dan peternakan modern, selebihnya saya tidak terlalu mendalami kurikulum dan apapun tentang teknis pengajaran," sambun Lucky Hakim.
"Jadi mungkin bisa ditanyakan langsung ke pihak Al Zaytun bila mana ada yang mau tahu tentang metode dan ajarannya," pungkasnya.
Selain ucapan salam yang aneh, ponpes Al Zaytun pun menjadi sorotan usai beredarnya video yang memperlihatkan salat shaf campur antara laki-laki dan perempuan.
Dikutip dari laman lagu rohani.com, lagu Havenu Shalom Aleichem merupakan salah satu lagu rohani Kristen terkenal di seluruh dunia yang liriknya menggunakan bahasa Ibrani.(*)
Berita Terkait
-
Rizky Febian Diam-diam Lamar Mahalini, Netizen Penasaran: Siapa yang Login?
-
Usai Suami Cium Bibir Anak Angkat, Kini Video Panas Iis Dahlia-Rizki Ridho Tersebar: Sudah Diluar Batas! Benarkah?
-
Viral Video Lucky Hakim Ucapkan Salam Khas Ponpes Al Zaytun: Saya Tidak Dalami Kurikulum
-
Aurel Hermansyah Syok Saat Tahu Hamil Lagi: Aku Trauma
-
Geger Pengakuan Karyawati Cikarang Dipaksa Layani Nafsu Atasan Demi Perpanjang Kontrak
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus