Selebtek.suara.com - Inge Anugrah memutuskan keluar dari rumah Ari Wibowo jika nanti pengadilan resmi menetapkan perceraian mereka.
Namun, Inge Anugrah mengaku dirinya tidak akan membawa anak-anak. Kedua anaknya, Kenzo dan Marco memilih tinggal bersama Ari Wibowo.
Melansir tayangan YouTube Melaney Ricardo, Inge Anugrah menjelaskan dirinya dan Ari Wibowo telah sepakat bahwa anak-anak mereka akan tetap tinggal di rumah Ari.
Ia menambahkan rumah tersebut telah direnovasi sehingga akan membuat anak-anak mereka lebih nyaman.
"Dari awal juga aku sudah bilang sama Ari dan anak-anak 'it's okay kalian bisa tinggal sama daddy di rumah baru' kan lagi renovasi nih (rumahnya)," ungkap Inge Anugrah, dikutip Rabu (24/5/2023).
"Direnovasi jadi mewah lah dan anak-anak kan sudah teenager, kamar mereka memang dibikin gede. Biar mereka bisa nikmatin kamar barunya, di atas juga ada rooftop-nya jadi biar mereka bisa undang teman-temannya kalau mau weekend bareng," lanjutnya.
Inge Anugrah sendiri berencana mencari tempat tinggal yang dekat dengan rumah Ari Wibowo agar masih bisa mengawasi anak-anaknya.
"Aku nggak (tinggal di rumah Ari), aku akan cari yang deket situ jadi aku masih bisa mantau anak-anaklah," ujar Inge.
Meski merelakan anak-anaknya tinggal bersama Ari, Inge tetap memperjuangkan hak asuh atas Kenzo dan Marco. Ia pun meminta agar Ari tidak membatasi haknya bertemu anak-anak meskipun telah berpisah.
Baca Juga: Kronologi Ibu Tyas Mirasih Meninggal, Kondisi Membaik Seminggu Terakhir
"Ini yang mau aku perjuangkan. Nggak apa-apa tinggal sama Ari, tapi jatahnya aku mau ketemu mereka tolong jangan dibatasin," ungkap Inge.
"Mau supaya hak asuhnya di aku tapi boleh tinggalnya sama Ari," tegasnya.
Selain itu, Inge pun masih ingin tetap menjalankan tanggung jawabnya sebagai ibu dengan memasak makanan untuk anak-anaknya. Ia berharap meski tinggal terpisah, ia masih bisa datang ke rumah Ari untuk memasak.
"Aku masih pengen masak buat mereka makan malam, kan mereka pulang sekolah. Aku masih pengen ada masakan buat mereka," pungkasnya.(*)
Berita Terkait
-
Inge Anugrah Punya Profesi Baru untuk Cari Nafkah, Ari Wibowo Minta Jangan Mudah Bilang Kasihan
-
Masih Tidur Seranjang, Inge Anugrah Akui Sudah Tidak Lakukan Ini dengan Ari Wibowo
-
Inge Anugrah Ungkap Harga Skincare-nya Rp200 Ribuan, Ari Wibowo Kembali Dituding Pelit
-
Inge Anugrah Tak Ikutan War Tiket Konser Coldplay: Mehong!
-
Kini Digugat Cerai, Inge Anugrah Bongkar Suka Duka Dinikahi Ari Wibowo: Enak, Karena...
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Melaju ke Final Festival Liga Ramadhan, Progres Positif Kendal Tornado FC Youth
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian
-
Dari Majalengka ke Berbagai Kota: Genteng UMKM Menopang Program Perumahan
-
BRI Perkuat Pembiayaan UMKM Genteng di Tengah Lonjakan Permintaan Pasar
-
Gentengisasi Dorong Pertumbuhan UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal
-
Didukung KUR BRI, Usaha Genteng Keluarga di Majalengka Terus Berkembang
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Permintaan Genteng Meningkat, Pengrajin Majalengka Butuh Tambahan Tenaga Kerja