Selebtek.suara.com - Permasalahan logistik di Indonesia masih cukup banyak, salah satunya adalah Over Dimension Over Loading atau yang disingkat dengan ODOL. Apa itu ODOL?
Melansir dari LOGEE yang diambil dari dephub.go.id, Rabu, 24 Mei 2023, over dimension adalah suatu kondisi di mana dimensi pengangkut kendaraan tidak sesuai dengan standar produksi dan ketentuan peraturan, sedangkan over loading adalah suatu kondisi di mana kendaraan mengangkut muatan yang melebihi batas beban yang ditetapkan.
Apa itu ODOL?
Jadi, ODOL adalah kondisi ketika kendaraan dengan barang yang diangkut melebihi kapasitas maksimal, baik dari sisi berat maupun dimensinya.
Kasus kendaraan yang mengangkut melebihi kapasitas muatan ini masih menjadi perhatiaan pemerintah. Pasalnya, selama awal tahun 2022 saja, Korlantas Polri mencatat telah menindak secara hukum 29.859 kasus pelanggaran terkait dimensi dan muatan berlebih.
Angka ini tergolong tinggi mengingat pemerintah sendiri memiliki target zero ODOL yang dimulai pada tahun 2023 ini. Hal ini dilakukan karena banyaknya truk ODOL menyebabkan banyak dampak, baik kepada pemerintah maupun masyarakat sendiri.
Apa Dampak Over Dimension Over Loading?
Baik over dimension atau over loading, keduanya saling memberikan dampak kurang baik terhadap aktivitas logistik. Kerugian pun dirasakan oleh pemerintah dan masyarakat dari maraknya truk ODOL, seperti:
Rusaknya infrastruktur. Bahkan menurut catatan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI, negara mengalami kerugian sebesar Rp1 triliun per tahun karena harus memperbaiki permukaan jalan yang rusak akibat truk ODOL.
Baca Juga: Link Video Tak Senonoh Seleb TikTok Syakirah 16 Menit Masih Diburu Warganet
Meningkatkan kecelakaan. Kendaraan ODOL berkontribusi terhadap angka kecelakaan di Indonesia (17 persen). Tercatat jumlah korban kecelakaan meninggal dunia karena ODOL pada 2021, meningkat 117 persen dari periode sama tahun sebelumnya.
Menghambat lalu lintas atau terjadinya perlambatan (under speed). Hal ini dikarenakan truk tidak mampu memenuhi kecepatan minimum di ruas jalan terutama di jalan tol yang seharusnya bebas hambatan.
Polusi udara disebabkan truk terlalu dipaksa membawa beban berat. Ketika dipaksa, maka gas buang yang dikeluarkan bisa berlebih dan menyebabkan polusi lebih banyak.
Selain empat dampak tersebut, truk ODOL juga dapat mengurangi tingkat keawetan suatu barang, timbulnya masalah dokumentasi saat melakukan pengecekan di pelabuhan atau terminal, hingga membuat arus pengiriman barang menjadi lambat.
Tips Mengatasi Truk ODOL
Penertiban truk ODOL menjadi perhatian serius dari Pemerintah Indonesia. Apalagi mengingat, Indonesia menargetkan menuju zero ODOL di tahun 2023. Zero ODOL merupakan roadmap Kementerian Perhubungan yang sudah disepakati oleh pemangku kepentingan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Puluhan Lansia di Prabumulih Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Menjaga Tetap Sehat di Usia Senja
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Javaco Hadir di Palembang, Pengrajin Lokal Jadi Fokus Lewat Program Suara Jagoan
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Akhir Penantian 40 Hari, 443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Kembali ke Pelukan Keluarga
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN