Selebtek.suara.com - Karena segala sesuatu, termasuk hewan peliharaan kita, mulai menggunakan elemen digital, mengamankan perangkat yang terhubung dan jaringannya akan menjadi kunci untuk menjaga keamanan, tidak hanya informasi pribadi, tetapi juga materi yang paling berharga.
Peneliti Kaspersky telah memeriksa beberapa smart feeders hewan peliharaan yang populer dan menemukan bahwa beberapa di antaranya memiliki kerentanan, memungkinkan pengguna untuk dimata-matai secara diam-diam, mencuri data termasuk pengkodean ulang kamera dan mikrofon, mendapatkan akses ke perangkat lain dalam jaringan yang sama, hingga mendapatkan kendali penuh atas perangkat.
Di dunia yang saling terhubung, perangkat seperti smart feeders hewan peliharaan semakin pintar dengan terhubung ke internet.
Smart feeders hewan peliharaan mengeluarkan makanan berdasarkan jadwal dan menawarkan pemantauan serta komunikasi jarak jauh melalui fitur seperti mikrofon, speaker, dan kamera. Mereka dikendalikan melalui aplikasi seluler, memungkinkan pengelolaan dan pembaruan yang mudah.
Pakar Kaspersky melakukan analisis keamanan pada smart feeders hewan peliharaan populer yang tersedia di pasar online.
Studi tersebut mengungkap beberapa masalah keamanan yang signifikan, termasuk penggunaan kredensial hard-coded dan proses pembaruan firmware yang tidak aman.
Jika dieksploitasi oleh penyerang jarak jauh, kerentanan ini memungkinkan eksekusi kode tidak sah, memodifikasi pengaturan perangkat, dan pencurian informasi sensitif, termasuk umpan video langsung yang dikirim ke server cloud. Kelemahan seperti itu berpotensi mengubah smart feeders menjadi alat pengawasan yang membahayakan privasi dan keamanan pengguna.
Smart feeders hewan peliharaan yang dianalisis kompatibel dengan asisten suara, memungkinkan pengguna untuk mengontrolnya menggunakan perintah suara. Namun, kelemahan keamanan kritis hadir dalam penyiapannya.
Nama pengguna dan kata sandi broker MQTT di-hardcode ke dalam executable, menjadikannya identik untuk semua perangkat dengan model yang sama.
Baca Juga: Link Video Tak Senonoh Seleb TikTok Syakirah 16 Menit Masih Diburu Warganet
Kerentanan ini menimbulkan risiko cukup besar, karena penyerang yang menguasai satu smart feeders dapat mengeksploitasinya untuk meluncurkan serangan berikutnya pada jaringan perangkat lain. Setelah dieksploitasi, penyerang dapat mencegat dan memanipulasi perintah, berpotensi mengambil kendali penuh atas perangkat.
Terakhir, merusak jadwal makan dapat membahayakan kesehatan hewan peliharaan, menambah beban finansial dan emosional ekstra pada pemiliknya.
Roland Saco, pakar keamanan di Kaspersky, mengatakan bahwa ketika hidup kita semakin terjalin dengan perangkat pintar, penyerang mengambil kesempatan untuk mengeksploitasi tautan terlemah dalam ekosistem yang saling terhubung.
"Penting bagi kita untuk mengenali potensi risiko yang ditimbulkan oleh perangkat tak terduga dan mempertahankan kewaspadaan secara konstan. Dengan tetap mendapatkan informasi, mempraktikkan kebersihan keamanan siber yang baik, dan memupuk tanggung jawab bersama untuk keamanan, kita dapat menggagalkan serangan penyerang dan menjaga integritas dunia yang saling terhubung ini,” ujar Roland Saco.
Agar semua perangkat pintar tetap aman dan terlindungi, pakar Kaspersky menyusun kiat-kiat berikut:
- Selalu perbarui perangkat Anda: Perbarui firmware dan perangkat lunak semua perangkat yang terhubung secara rutin, termasuk smart feeders hewan peliharaan. Pembaruan ini sering kali berisi tambalan keamanan penting yang mengatasi kerentanan.
- Teliti sebelum membeli: Sebelum melakukan pembelian smart feeders hewan peliharaan atau perangkat apa pun yang terhubung, teliti reputasi produsen untuk keamanan dan privasi. Pilih perangkat dari merek ternama yang mengutamakan keamanan dan memberikan pembaruan rutin.
- Berhati-hatilah dengan izin aplikasi: Tinjau dan batasi izin yang diberikan ke aplikasi seluler yang terkait dengan smart feeders hewan peliharaan Anda. Hanya berikan akses secukupnnya ke fitur dan data, serta hindari pemberian hak istimewa yang berlebihan.
- Gunakan solusi solusi keamanan: Solusi keamanan yang andal juga akan sangat membantu dalam mengamankan dan melindungi seluruh ekosistem cerdas.
Berita Terkait
-
BMW M4 Competition Convertible M xDrive Tenaga 510 HP dan Torsi 650 Nm Hadir di M Fest: Ini Spesifikasi dan Harga
-
Sebelum Beberkan Bukti Perselingkuhan Suaminya, Lady Nayoan Bulatkan Tekad Bercerai
-
Lady Nayoan Bongkar Kemunafikan Syahnaz: Awalnya Curhat dan Titip Suami, Berujung Selingkuh dengan Rendy Kjaernett
-
Sifat Syahnaz Dibongkar Jeje, Denny Cagur: Wanita Malas!
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati