Selebtek.suara.com - Royal Enfield, pemimpin global dalam segmen sepeda motor kelas menengah (250cc-750cc), pada tanggal 2 Juni mengumumkan dimulainya operasi Perakitan Unit Lokal dan fasilitas CKD eksklusif miliknya di Nepal.
Didirikan melalui kerja sama dengan Triveni Group, pengumuman ini menjadi pendorong signifikan terhadap bisnis Royal Enfield di wilayah SAARC (Afganistan, Bangladesh, Bhutan, India, Maldives, Nepal, Pakistan dan Sri Lanka), serta memperkuat komitmen Royal Enfield untuk pasar Nepal.
Berlokasi di Birngunj, fasilitas baru ini adalah unit perakitan CKD Royal Enfield kelima di dunia – setelah Brazil, Thailand, Kolombia dan Argentina – selain fasilitas produksi dan pendukung yang canggih di Tamil Nadu, India.
Pasar sepeda motor di Nepal berada di perjalanan peningkatan yang penuh percaya diri, dan Royal Enfield melihat potensi yang besar bagi pasar ini untuk berkembang secara signifikan.
Pada masa pra-pandemi, segmen sepeda motor di Nepal mencapai hampir 1,7 juta unit per tahun, dengan hampir 60-65 persen sepeda motor yang terjual adalah segmen premium >150cc.
Dengan pasar yang diharapkan akan bertumbuh 10-15% selama beberapa tahun ke depan, Royal Enfield percaya bahwa tren premiumisasi sepeda motor akan terus meningkat dan mesin Royal Enfield yang tangguh, andal dan bertorsi tinggi sangat sesuai dengan gaya berkendara di medan Nepal yang terjal.
Dengan kapasitas perakitan sebanyak 20.000 unit per tahun, unit perakitan lokal di Birgunj adalah fasilitas canggih dan modern dengan luas 1 lac meter persegi yang akan melayani minat di Nepal yang terus berkembang.
Pada tahap awal, fasilitas ini akan secara lokal merakit sepeda motor New Classic 350 dan Scram 411. Dengan pengaturan ini, Royal Enfield berkomitmen terhadap proses yang mulus untuk pembelian sepeda motor di Nepal serta membina segmen sepeda motor kelas menengah yang terus berkembang di Nepal.
Baca Juga: Link Video Tak Senonoh Seleb TikTok Syakirah 16 Menit Masih Diburu Warganet
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Menteri Perang Amerika ke Iran: Kalau Perlu Negosiasi Pakai Bom, Kami Lakukan
-
Pertamax Tembus Rp16.250! Ojol dan Mahasiswa Menjerit Terpaksa Turun Kelas ke Pertalite
-
Perang Lanjut! Serangan Balasan Iran Bobol Pangkalan Udara Israel, Hanggar Jet Tempur Luluh Lantak
-
Marselino Ferdinan Sukses Comeback, Ole Romeny Ungkap Hubungan Spesial di Lapangan
-
Bek Baru Tottenham, Beban Berat Marcos Senesi Mengembalikan Kejayaan The Lilywhites Musim Depan
-
BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Mendarat dari Bangkok, 10 Penumpang WNI Langsung Positif Narkoba di Bandara Soetta
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan
-
Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir