Selebtek.suara.com – KKN alias Kuliah Kerja Nyata merupakan salah satu mata kuliah wajib yang harus dijalani mahasiswa sebagai syarat untuk menamatkan perkuliahan.
Para mahasiswa KKN biasanya ditempatkan di desa-desa tertentu yang sudah ditentukan. Namun biasanya, ada pula tokoh daerah yang sengaja meminta kepada perguruan tinggi agar menempatkan mahasiswa KKN-nya di daerah mereka.
Meskipun beberapa perguruan tinggi tak memiliki mata kuliah ini, namun KKN dianggap dapat membantu meningkatkan kesejahteraan daerah.
Biasanya, daerah penerima mahasiswa KKN akan menyediakan tempat tinggal dan fasilitas lain bagi para mahasiswa KKN. Namun, fasilitas yang didapat tentunya tergantung dengan fasilitas yang tersedia di daerah tersebut.
Jika beruntung, mahasiswa KKN bisa mendapatkan fasilitas yang baik. Namun jika fasilitas yang tersedia tidak memadai, mahasiswa diharapkan bisa memaklumi dan menghargai kondisi di daerah tersebut.
Perihal fasilitas KKN, baru-baru ini beredar video mengenai sekelompok mahasiswa KKN yang dianggap tidak menghargai daerah tempat mereka mengabdi.
Dalam video yang diunggah kembali oleh akun Instagram @curhatanmahasiswa.id itu, terdengar curhatan para mahasiswa yang tidak menghargai fasilitas yang telah disediakan.
Kejadian ini terjadi di Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat. Sekelompok mahasiswa itu membuat konten yang dianggap telah menghina daerah tersebut.
“(di Bungus) Air gak ada, mandi di mushola, rumah mayar,” ucap salah seorang mahasiswa.
Baca Juga: Pelatih Persebaya Dukung Penuh PSSI dan Polri Berantas Mafia Bola di Indonesia
Di video juga memperlihatkan seseorang yang diduga tokoh masyarakat setempat yang mengungkapkan kekecewaannya kepada para mahasiswa.
Menurut kabar, para mahasiswa itu dikembalikan kepada perguruan tinggi mereka karena beberapa warga telah mengungkapkan kekecewaannya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Gelombang Panas Ekstrem Ancam Fase Gugur Piala Dunia 2026, Suhu Bisa Tembus 43 C
-
Kekhawatiran Besar Carlo Ancelotti Jelang Brasil vs Norwegia di Babak 16 Besar
-
Lionel Messi Jadi Spider-Man? Aksi Terbangnya Bareng Tom Holland Bikin Heboh
-
Teror Suporter Meksiko: Pasang Petasan hingga Gelar Konser Dadakan Depan Hotel Ekuador
-
Viral Aneh di Piala Dunia 2026: Foto Lewat TV dan Unggah di Sosmed Jadi Tren
-
Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap
-
Erling Haaland Pahlawan! Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman
-
Skandal FIFA! 50 Anggota Parlemen UE Desak Infantino Diseret ke Meja Hijau
-
Viral Video Lawas Ramalan Diego Maradona: Laga Piala Dunia 2026 Dibagi 4 Babak