Nama kawasan Bumi Serpong Damai alias BSD City, di selatan Jakarta mungkin sudah tak asing di telinga Anda. BSD City merupakan ikon kota modern di Kota Tangerang Selatan.
Dulunya, BSD City yang berada di wilayah Tangerang merupakan kebun karet yang sudah tidak aktif. Kemudian disulap oleh pengusaha sekaligus konglomerat Eka Tjipta Widjaja melalui Sinar Mas Land yang merupakan salah satu anak usaha dari Sinar Mas Group.
Pembangunan BSD City dimulai pada tahun 1984 dengan tujuan untuk membangun sebuah kota mandiri.
Dikutip dari berbagai sumber, saat ini pengelolaan perusahaan tersebut dijalankan oleh anak-anaknya sejak Eka Tjipta Widjaja meninggal pada Januari 2019.
Kesuksesan seorang imigran asal Tionghoa yang memiliki nama asli Oei Ek Tjhong ini tidak diraih sekejap. Eka Tjipta Widjaja memulai usahanya dengan menjual biskuit dan kembang gula di Kota Makassar pada masa remajanya.
Kini, grup bisnis di bawah Sinar Mas yang dimilikinya banyak merajai industri di Tanah Air. Sinar Mas memiliki berbagai usaha, mulai dari sektor kertas, real estate, jasa keuangan, kesehatan, agribisnis dan telekomunikasi.
Berkat bisnisnya itulah, saat ini keluarga Widjaja menjadi salah satu konglomerat terkaya di RI. Melansir dari Forbes, keluarga Widjaja menduduki peringkat nomor 3 orang terkaya di Indonesia tahun 2022. Harta keluarga Widjaja yang tercatat pada 2022 mencapai US$ 10,8 miliar atau sekitar Rp 162,5 triliun (kurs Rp 15.049).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana