Selebtek.suara.com - Belum lama ini anak harimau Alshad Ahmad bernama Cenora mati. Hal itu dikabarkan langsung oleh Alshad melalui Instagramnya.
Kematian ini bukanlah yang pertama kali. Ada tujuh anak harimau yang tak selamat di bawah pengawasan sepupu Raffi Ahmad tersebut.
WWF Indonesia pun merespon kasus kematian anak harimau benggala yang dipelihara Alshad Ahmad. Mereka mengatakan jika satwa liar tidak bisa menjadi hewan peliharaan.
"WWF Indonesia dengan tegas menyatakan bahwa satwa liar adalah bukan satwa peliharaan. Satwa liar memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mempertahankan kelangsungan hidup bumi kita," demikian bunyi cuitan WWF Indonesia di Twitter, Kamis (27/7/2023)
Meski tak secara langsung menyebutkan nama, netizen berpikir respon tersebut ditujukan ke Alshad. Apalagi foto yang diposting adalah foto harimau, hewan yang sama dengan yang dimiliki pria 28 tahun itu.
WWF menjelaskan, hewan liar memiliki virus yang bisa menyebar ke manusia. Hal ini juga terjadi pada virus COVID-19 yang diyakini berawal dari kelelawar.
"Hal ini dinamakan Zoonosis, yaitu penyakit yang dapat menular dari satwa liar ke manusia yang kemudian ditularkan dari manusia ke manusia sehingga menjadi pandemi dunia," lanjut WWF Indonesia.
Bukan hanya itu, hewan liar juga memiliki peran penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Sehingga jika hewan liar diambil dari habitatnya, maka hal tersebut akan berdampak negatif pada ekosistem secara keseluruhan.
Komentar WWF Indonesia ini kemudian ditanggapi oleh para netizen. Banyak yang menilai jika WWF sudah turun tangan, maka Alshad memang sudah kelewat batas.
"gila sih kalo ga bakat pelihara mending jangan-jangan demi konten," kata akun @cant***.
"Moga aja sadar si Alshad," tulis akun @deka***.
"WWF udah ngeluarin statement kaya gini, yang punya satwa liar di pelihara di rumah gimana dah selanjutnya?," tanya akun @flk***. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta