Selebtek.suara.com - Penikmati musik era 2000-an sudah tidak asing dengan musik karya penyanyi, pencipta lagu sekaligus komposer legendari Ahmad Dhani.
Pada era tersebut, Dhani melalui Republik Cinta Manajemen mencetak sejumlah penyanyi hingga band dan semuanya memiliki karier yang cukup moncer.
Salah satunya adalah grup vokal Dewi Dewi yang dibentuk Ahmad Dhani pada medio 2007. Pada awal terbentuknya, Dewi Dewi beranggitakan Tata Janeeta, Purie Andriani, dan Inna Kamarie.
Namun seiring berjalannya waktu, grup vokal ini bertransformasi menjadi Mahadewi dengan format duo vokal, yakni Tata Janeeta dan Purie Andriani.
Pada tahun 2009, nama Mahadewi resmi terbentuk yang eksistensinya tak kalah dari sebelumnya.
Mahadewi kala itu melejit lewat sejumlah lagu, di antaranya ‘Sumpah I Love You’, ‘Ayang Ayang Ku’, ‘Satu Satunya Cinta’, dan 'Mengapa Oh Mengapa’.
Sayangnya, kali ini grup vokal tersebut harus bubar di tengah jalan lantaran Tata memutuskan keluar pada 2012.
Usai hengkang dari Mahadewi, Tata Janeeta kembali bermusik dengan solo karier. Sementara Purie tidak melanjutkan karier musiknya.
Dikutip dari berbagai sumber, kehidupan Purie Andriani yang jauh dari sorotan kamera rupanya fokus menjadi ibu rumah tangga sembari berbisnis.
Baca Juga: Aldi Taher Gagal Nyaleg DPRD DKI, Namanya Dicoret KPU dari Daftar Gara-gara Hal ini!
Diketahui, pada 2012 silam Purie menikah dengan pri bernama Hera Hermawan yang berprofesi sebagai dokter. Kini Purie sudah dikaruniai 3 orang anak. Dia melahirkan anak pertama yang bernama Abima pada tahun 2013. Anak kedua bernama Abiyan lahir pada tahun 2016 dan anak ketiga Abiwa lahir pada 2021.
Sejak menikah dan punya anak, Purie tak lagi berpenampilan nyentrik dengan warna rambut yang mencolok. Kini ia mantap mengenakan hijab.
Bahkan, Purie juga miliki bisnis hijab atau kerudung yang ia beri nama Piar Scarf. Menilik dari laman Instagramnya, untuk usaha hijab yang ia geluti, Purie juga menjadi model utamanya.
Penampilan terbaru Purie Andriani sempat mencuri perhatian kala tampil bersama Tata Janeeta di acara Pesta Rakyat Dewa 19 pada 5 Maret lalu di Bandung. [*]
Tag
Berita Terkait
-
Aldi Taher Gagal Nyaleg DPRD DKI, Namanya Dicoret KPU dari Daftar Gara-gara Hal ini!
-
Ungkap Kepribadianmu dari Tipe Rambut, Lurus atau Ikal? Kamu Pribadi yang Berapi-api atau Dinamis?
-
Happy Asmara Pamer Lagu Baru Tentang Galau dan Kehilangan, Netizen Senggol Bella Bonita: Request Lagu Pak Danan Hepp!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap
-
Shenina Cinnamon Opname saat Hamil karena Hyperemesis Gravidarum, Apa Itu?
-
Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi
-
Belajar dari Kasus Mahasiswa FH UI, Ini 8 Bentuk Kekerasan Seksual yang Jarang Disadari
-
Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!
-
Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur
-
Tahta Mobil Terlaris Maret 2026 dari Innova Hampir Direnggut, Intip Pesona Spek dan Harga Jaecoo J5
-
Mikroplastik Ancam Dasar Laut, Cacing Bambu Jadi Korban Pertama
-
Akses Kota Siantar Akan Ditutup Sementara, Arus Lalin Dialihkan
-
Review Film Feel My Voice: Cerita Hangat tentang Cinta dan Kebebasan