Selebtek.suara.com - Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa ada penyebab utama mengapa rezeki sering terhambat dan terasa seret.
Menurut Ustadz Khalid Basalamah, ini adalah sesuatu yang sangat berbahaya.
Allah seringkali membuat rezeki seorang hamba terhambat dan sulit terlebih dahulu sebelum memberikan yang lebih baik.
Banyak orang mengeluh ketika rezeki mereka terasa terhambat dan seret, tetapi sebenarnya setiap ketentuan Allah pasti memiliki makna yang mendalam.
Menurut Ustadz Khalid Zeed Abdullah Basalamah, setiap ketentuan Allah adalah bagian dari rencana-Nya untuk menjauhkan hamba dari sesuatu yang mungkin tidak baik baginya.
Apa sebenarnya penyebab utama rezeki sering terhambat dan sseret menurut Ustadz Khalid Basalamah?
Dalam sebuah Hadits Rasulullah yang diriwayatkan oleh Bukhari, Allah berfirman kepada malaikat untuk meluaskan rezeki seorang hamba-Nya yang bersyukur dan taat.
Namun, Allah juga memerintahkan malaikat untuk menyempitkan rezeki seseorang yang tidak bersyukur dan ingkar kepada-Nya.
“Karena dengan dia (bersyukur) saya luaskan, dia bersyukur dan taat padaku,” ujar Khalid Basalamah dikutip dari YouTube Islami Terkini, Sabtu (2/9/2023).
“Sempitkan rezeki orang yang ini, karena kalau kalian luaskan, dia akan kufur kepada saya,” imbuhnya.
Ustadz asal Makassar ini menjelaskan bahwa hadits tersebut mengungkapkan bahwa penyebab utama rezeki seseorang sering terhambat adalah ketidakbersyukuran dan ketidaktaatan kepada Allah.
Bahkan, seseorang yang taat beribadah namun kurang bersyukur bisa mengalami keterbatasan rezeki.
Sebagai contoh, Ustadz Khalid membagikan pengalaman saat ia berada dalam mobil dengan seorang teman yang terkenal taat beribadah.
Ketika mobil yang mereka kendarai hampir ditabrak oleh mobil lain yang ugal-ugalan, Ustadz Khalid Basalamah merasa bersyukur dan beristighfar.
Namun, temannya yang taat beribadah justru marah-marah pada pengemudi mobil tersebut dengan kata-kata kasar.
Berita Terkait
-
Hukum Merayakan Ulang Tahun dalam Islam, Ustadz Khalid Basalamah: Itu Acaranya Orang Kafir
-
Baca Surah Yasin atau Al-Kahfi di Malam Jumat? Ustadz Khalid Basalamah: Tidak Ada Perintah Khusus
-
Hukum Malam Tirakatan 17 Agustus Menurut Islam, Ustadz Khalid Basalamah: Kita Justru Jangan Melakukan
-
Sudah Taubat Masih Kena Azab, Ustadz Khalid Basalamah: Jadi akan Datang Siksaan
-
Jadi Syarat Mutlak Amal Diterima, Ustadz Khalid Basalamah: Allah Tidak akan Pernah Menerima
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus