Selebtek.suara.com - Kasus kematian Wayan Mirna Salihin yang meregang nyawa usai minum kopi Vietnam yang mengandung sianida kembali heboh.
Nama Jessica Kumala Wongso yang saat itu bersama Mirna pun turut menjadi sorotan. Terlebih Jessica dinyatakan sebagai pelaku pembunuhan.
Terkait kasus tersebut, ada fakta baru yang menyebut bahwa Jessica sudah sempat ke Kafe Olivier tiga hari sebelum hari dimana Wayan Mirna Salihin datang ke sana dan meregang nyawa.
"Dia (Jessica) datang bukan saat eksekusi Mirna saja. Tiga hari sebelumnya sudah datang," kata Wakil Menteri Hukum dan HAM, Edward Omar Sharif Hiariej, di acara Catatan Demokrasi yang ditayangkan tvOne, baru-baru ini.
Hal itu diungkap wamenkumham yang akrab Edi tersebut, kepada saksi ahli psikologi persidangan Jessica, Dewi Haroen, yang juga menjadi narasumber dalam acara itu.
Dewi pun kaget dan mengaku tidak tahu selama ini kalau ada fakta Jessica sempat ke Kafe Olivier tiga hari sebelumnya.
"Saya nggak dapat info itu," kata Dewi.
Menurut informasi yang didapat Dewi, Jessica baru pertama kali datang ke Kafe Oliver. Bahkan, Jessica diantar oleh ayahnya kemudian dijemput ayahnya juga.
"Jessica datang ke sana diantar ayahnya. Dia nggak tahu tempat itu," ucap Dewi.
Baca Juga: Relawan Jokowi Kumpulkan Ribuan Massa pada 7 Oktober 2023, Ada Apa?
Sebagai informasi, kasus kopi sianida kembali sorotan setelah Netflix merilis film dokumenter berjudul 'Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso'.
Film dokumenter ini mengisahkan mengenai salah satu kasus terkenal di Indonesia, yaitu pembunuhan Mirna Salihin. Dalam kasus tersebut, Jessica Wongso dituduh pelaku yang menyisipkan racun sianida ke kopi Mirna.
Peristiwa tersebut terjadi pada 6 Januari 2016 silam di salah satu kafe yang berada di Mall Grand Indonesia bernama Olivier Cafe. Mirna saat itu meminum es kopi Vietnam lalu ia kejang-kejang hingga akhirnya meninggal dunia saat perjalanan menuju rumah sakit. [*]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Dari Era 800-an, Ratusan Golok Dipamerkan di Bogor Menuju Warisan Dunia UNESCO
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15,5 Kg dari Jakarta Hingga Pamulang
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Jembatan PonorogoTrenggalek Putus, Warga Terpaksa Menyeberang dengan Gantung Darurat
-
Tarif Pokok PKB Jateng 2026 Tetap Sama, Budayawan Budianto Hadinegoro: Isu Hoax!